• www.coklatx.blogspot.com

    www.coklatx.blogspot.com

  • www.kacangx.blogspot.com

    www.kacangx.blogspot.com

  • www.berasx.blogspot.com

    www.berasx.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label Santet 6. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Santet 6. Tampilkan semua postingan

Santet 6


 meskipun kita semua tahu 

bahwa sebilah pisau dapat digunakan untuk memotong bawang dan juga dapat 

digunakan untuk membunuh seseorang. Semua akan kembali pada amalnya masing-

masing, apa yang Anda tanam, maka Anda akan menuainya. Cepat atau lambat, di 

dunia atau pun nanti di akhirat, jika kita yaitu  termasuk mereka yang beriman. 

 

Ritual Meminta Bantuan Jin 

 

Ritual meminta bantuan jin tidaklah mudah dilakukan, apalagi harus memenuhi 

syarat-syarat yang sangat berat demi tercapainya tujuan dan itu pun belum tentu 

berhasil meskipun sudah memenuhi syarat-syarat yang berat tersebut. Kadang 

berhasil dan lebih seringnya menemui kegagalan, ini merupakan rahasia umum dan 

hal ini telah dijadikan modus penipuan bagi sebagaian paranormal yang berpura-pura 

mengadakan ritual meminta bantuan jin dalam meyakinkan kliennya. Sayangnya para 

korban hasil penipuan paranormal seperti ini enggan melaporkan pada pihak yang 

berwajib, sebab  merasa malu. 

 

Anda tidak memerlukan bantuan jin, bahkan Anda tidak perlu menerima tawaran 

paranormal untuk mengadakan ritual yang aneh-aneh. Apalagi Anda tahu harga yang 

harus di bayar sebenarnya yaitu  kerak neraka sebab  telah meminta bantuan pada 

jin. Ironis memang bila para pemuja setan melakukan ritual dengan sangat syahdu, 

sementara kita melakukan ibadah dengan keadaan tergesa-gesa sebab  sibuknya 

 101 

dengan urusan di dunia. Bukankah seharusnya kita saat beribadah pada Allah harus 

lebih syahdu dibandingkan  kesyahduannya para pemuja setan? Sangat ironis bila kita 

melihat orang lain dan diri kita sendiri bila masih beribadah dalam keadaan tergesa-

gesa, padahal seharusnya kita bisa menjadikan ibadah kita menjadi suatu kenikmatan 

saat kita langsung berhadapan pada Allah swt. 

 

Misteri Santet 

 

Santet secara umum sering disebut sebagai Teluh (sihir), hal ini sudah dikenal sejak 

zaman dahulu. Tapi hingga kini misteri itu belum (dan sulit) diungkap. Sejalan 

dengan kemajuan zaman, santet telah berkembang jauh lebih canggih. Bahkan seperti 

dalam era digital, santet pun ada yang diklasifikasikan sebagai santet krah putih. 

Melibatkan kalangan atas dengan cara modern dan canggih.  

 

Santet atau sihir dalam bahasa Arab dinamakan Ainun Saqhirah, atau sesuatu yang 

menyilaukan mata. Lebih jauh, bermakna menakjubkan. Atau sebuah kemampuan 

luar biasa yang sulit diterima akal sehat. Dalam masyarakat Jawa, terdapat fenomena 

Teluh Braja. Menurut kesaksian dan cerita turun temurun/mitos dari leluhur—dan 

mitos tidak seperti fabel, dalam mitos selalu terkandung kebenaran—Teluh Braja juga 

merupakan sinar terang benderang yang melesat amat cepat. Atau seperti Ainun 

Saqhirah. Kemunculan Teluh Braja biasanya disusul dengan mewabahnya penyakit. 

Kalau menuju ke rumah tertentu, salah satu penghuninya biasanya lalu menderita 

sakit berat, tak jarang mengakibatkan kematian. 

 

Di Jawa ada beberapa jenis tanaman yang bisa menangkal datangnya Teluh Braja 

sehingga tidak memakan korban. Dengan menanam Pohon Pepaya di muka rumah, 

bisa mengalihkan datangnya Teluh Braja ke pohon tersebut. Sehingga si empunya 

rumah selamat dari serangan guna-guna atau santet. 

 

Kalau memang sedang mendapat serangan santet, ada lagi kiat untuk menangkalnya. 

Yakni dengan membawa merang padi ketan hitam ke mana pun pergi. Menurut 

paranormal, merang padi ketan hitam memiliki power positif untuk menetralisir ilmu 

santet. Bisa seseorang terancam santet dipersilahkan tidur di atas lantai. Tanah atau 

bumi dinilai memiliki energi positif. Itulah maka tidak ada gendruwo atau lelembut 

yang berani menginjak bumi, sebab akan terasa panas. Santet biasanya bergerak 

sekitar 50 cm di atas permukaan  tanah. Maka bisa seseorang tidur dia atas lantai, 

maka ia tidak mungkin terkena tembakan santet. Namun demikian, sebenarnya semua 

santet jin ini, apa pun jenis dan sebutannya yaitu  sangat lemah, baik efeknya, potensi 

terjadinya maupun kebenaran atas keterjadiannya itu sendiri. Yang jelas, fitnahnya 

lebih keji dibandingkan  santetnya, di jaman fitnah seperti sekarang, inilah yang menjadi 

cobaan terberat umat manusia, dan sedikit sekali yang mampu terlepas dari jerat-

jeratnya. 

 

Santet tanpa Bantuan Jin (Lewat Perantaraan Tangan Kalian Sendiri) 

 

Dalam konsteks-nya dengan hak membalas sesuai syariat Islam, ayat di bawah ini 

bisa menjadikan dasar hukum, dari sub bagian ini:  

 

“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) 

tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap 

 102 

mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. Dan menghilangkan 

kemarahan orang-orang yang beriman.”—QS. At-Taubah 14-15. 

 

Santet ‘Ain—Santet Pandangan Mata 

 

“Berlindunglah kalian kepada Allah Ta’ala dari ‘ain sebab  sesungguhnya ‘ain itu 

haq (benar).”—Shahih: HR. Ibnu Majah (no. 3508) dan al-Hakim (IV/215) dari 

Aisyah ra.  

 

“’Ain itu benar adanya, jika seandainya ada sesuatu yang mendahului qadar, maka 

akan didahului oleh ‘Ain. jika  kamu diminta untuk mandi maka mandilah.”—

Shahih: HR. Muslim (no. 2188) dari Ibnu Abbas ra. 

 

“Kebanyakan yang wafat dari umatku setelah (adanya) qadha dan qadar yaitu  

dengan sebab ‘ain.”—Hasan: HR. Abu Dawud ath-Thayalisi (no. 1868), al-Bazzar 

(no. 3052), Ibnu Abi Ashim dalam as-Summah (no. 311) dan ath-Thahawi dalam 

Syarh Musykilil Atsar (VII/338, no. 2900). 

 

Penyakit ‘Ain yaitu  penyakit baik pada badan maupun jiwa yang disebabkan oleh 

pandangan—pengaruh jahat—mata baik dari orang yang dengki maupun kagum, 

sehingga dimanfaatkan oleh setan dan bisa memicu  bahaya bagi orang yang 

terkena. 

 

“Dikatakan bahwa Fulan terkena ‘Ain, yaitu jika  musuh atau orang-orang dengki 

memandangnya lalu pandangan mata itu MEMPENGARUHINYA sehingga 

menyebabkannya jatuh sakit.”—Ibnul Atsir 

 

“Jiwa orang yang menjadi pemicu  ‘Ain bisa saja memicu  penyakit ‘Ain tanpa 

harus dengan MELIHAT. Bahkan terkadang ada orang buta, kemudian diceritakan 

tentang sesuatu kepadanya, jiwanya bisa memicu  penyakit ‘Ain, meskipun dia 

tidak melihatnya. Ada banyak pemicu  ‘Ain yang bisa menyebabkan penyakit, 

termasuk hanya dengan cerita saja tanpa melihat langsung—kekuatan visualisasi.”—

Zadul Ma’ad 4/149 

 

“Oleh sebab  itu, jelaslah bahwa pemicu  ‘Ain bisa terjadi saat  melihat gambar 

seseorang atau melalui TV, atau terkadang hanya mendengar ciri-cirinya, kemudian 

orang itu terkena ‘Ain. Kita mohon keselamatan dan kesehatan kepada Allah.”—

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid 

 

Pengobatan akibat terkena ‘ain terdiri dari beberapa bagian: 

 

Upaya sebelum Terkena ‘Ain 

 

Kami langsung saja, hati-hati bermedia sosial, memberitakan pada dunia setiap seluk 

beluk kehidupan kita. Tambah banyak yang Anda buka pada dunia, tambah rentan 

Anda terhadap jenis kejahatan ini. “Get off Social Media!” Demikian kata Syaikh 

Hamza Yusuf Hanson. “Be carefull with social media,” kata Mufty Menk Ismail. Ini 

sangat serius, saat  kita berlomba-lomba menunjukkan pada dunia, segala 

“keberhasilan” kita, maka mata dunia akan tertuju pada kita, dan pengaruh jahatnya 

bisa mempengaruhi kita. Kurangi update sosmed, dan perbanyak doa dan dzikir dan 

 103 

ta’awwudz yang disyariatkan, untuk membentengi diri dari bahaya ‘Ain, kami berdua 

pun yaitu  salah satu korban dari santet ‘Ain ini, sebab  kami memang mencari 

nafkah di antaranya dengan berbisnis on-line via salah satu media sosial dan “Woof! 

Its tough!” 

 

Santet Doa Buruk Kutukan Orang Tua 

 

Telah menjadi mitos mengenai dahsyatnya power orang tua terhadap anak-anak 

mereka. Jika kita tidak benar-benar meluangkan waktu mengkaji al-Quran dengan 

teramat sungguh-sungguh, maka kita dengan mudah akan termakan oleh mitos ini, 

yang memang mengandung kebenaran di dalamnya. Namun, jika kita menganggap 

power mereka terhadap keberhasilan dan kekacauan hidup kita yaitu  melebihi 

kekuatan Allah swt. maka kita telah mempertuhankan mereka, atau setidaknya 

menjadikan mereka sejajar dengan Tuhan, dan ini yaitu  sebuah perbuatan syirik. 

Memang orang yang paling kita sayangi dan hormati yaitu  potensi penderitaan jika 

mereka kemudian melakukan sesuatu untuk menyakiti kita, baik itu secara disengaja 

atau pun tidak disengaja. Berbakti kepada orangtua memang juga yaitu  perintah 

Tuhan terhadap kita, tapi itu ada tanda komanya. Dan kata “berbakti”, tentunya bukan 

berarti sampai dengan menuhankan mereka. Mungkin ungkapan, “Power reside 

where we put it”, sesuai untuk menjelaskan hal ini. Sehingga supata, atau perkataan 

buruk yang keluar dari mulut kedua orang tua kita, bisa sungguh efektif terwujud 

dalam kehidupan kita. Jika mereka mengatakan, “Kualat!” Dan kemudian kita lupa 

mengingat apa kata al-Quran tentang ini, tentang permasalahan yang kita hadapi 

dengan kedua orang tua kita, tentang unsur-unsur keadilan yang tidak boleh kita 

abaikan terkait apa pun permasalahan yang kita hadapi, sebab  kita tidak 

berkewajiban untuk selalu tunduk patuh kepada keinginan mereka jika itu tidak sesuai 

dengan keterangan-keterangan agung itu, maka perkataan mereka akan menjadi 

sebuah mantra paling ajaib bagi kita. Namun, perlu kita ingat bahwa, sesayang apa 

pun orang tua kita pada kita, Allah swt. lebih sayang pada kita, dan sebab  mereka 

manusia, mereka bisa salah dan bahkan bisa saja memiliki ilmu dan kematangan 

kepribadian yang bahkan tidak lebih baik dibandingkan  anak-anaknya. Jadi, jika Anda 

mengijinkan segala perkataan buruk mereka menimpa Anda, maka Anda telah lupa, 

bahwa sebenarnya perkataan mereka itu tidaklah ada apa-apanya—bahkan hal 

tersebut merupakan hal yang dilarang oleh agama, tidaklah boleh sepasang orang tua 

berkata yang buruk-buruk tentang anak-anak mereka. 

 

Santet Doa Orang yang Kita Aniaya 

 

Dalam memainkan ilmu santet teknik yang kami ajarkan ini, Anda tidak langsung 

begitu saja mempraktikkan ilmu ini tanpa ada alasan yang jelas pada orang yang Anda 

tuju. Anda membutuhkan alasan yang kuat untuk menyantet seseorang yang ingin 

Anda balas. Ini sama halnya dengan Anda memberhentikan mobil yang sedang 

melaju, lalu Anda berdiri dihadapannya sambil berkata, "Ayo mas, tabrak saya!" 

Tentu saja orang yang menyetir mobil tersebut tidak akan mau melakukan perintah 

Anda. 

 

     Yang Anda butuhkan agar santet benar-benar mengenai sasaran Anda, maka Anda 

harus menjadi pihak yang teraniaya oleh perlakuan seseorang yang menyakiti Anda. 

Anda tentu masih ingat bahwa doa orang-orang teraniaya sangatlah bisa menjadi 

kenyataan, cepat atau lambat. Balasan atas kebaikan maupun kejahatan tidak harus 

 104 

selalu ada di akhirat, bahkan bisa jadi balasan tersebut menjadi kenyataan di dunia—

dan Anda pun masih di sini untuk menyaksikannya di front row. Seperti pepatah yang 

mengatakan, "Bila Anda menabur, maka Anda akan menuainya." Ini merupakan 

sebuah hukum kebiasaan atas ketetapan dari Tuhan, bila tidak maka itu berarti Anda 

sedang dipaksa oleh Tuhan untuk masuk ke dalam skenario kehidupan yang akan 

membuat Anda jauh lebih baik, percayalah! 

 

     Bila Anda renungkan kembali kalimat yang mengatakan bahwa doa orang-orang 

teraniaya dapat dikabulkan menjadi kenyataan, maka tidak selalu berarti Anda harus 

menjadi korban terlebih dahulu. Orang-orang teraniaya bisa juga diartikan sebagai 

orang-orang yang bersikap meditatif dalam kehidupan sehari-harinya, sehingga ia bisa 

merasakan penderitaan yang dirasakan oleh orang lain. Hal ini sangat erat kaitannya 

pada pencapaian proses olah batin melalui meditasi, dimana Anda akan memiliki 

kepekaan rasa yang dapat merasakan penderitaan yang dirasakan oleh orang lain. 

Kepekaan rasa yang timbul saat kita melatih diri kita dalam meditasi, dan pada 

output-nya kita bisa benar-benar merasakan kesedihan setiap kali melihat dan 

merenungkan suatu peristiwa atau objek yang menurut kita itu yaitu  suatu alasan 

untuk kita bersedih. Saat dalam kondisi seperti ini, timbul rasa seakan-akan kita ingin 

membantu banyak orang agar keluar dari keadaan yang menyedihkan dirinya, tentu 

saja itu tidak mungkin. 

 

     Kepekaan batin hasil olah meditasi yang mampu merasakan penderitaan orang lain 

dapat membuat Anda frustrasi, inilah yang dikatakan bahwa pada pencapaian keadaan 

hati dan jiwa Anda yang begitu peka akan membawa diri Anda ke dalam keadaan gila 

dan dapat dikatakan bahwa pada saat ini Anda telah terbawa ilmu, bukan ilmu yang 

dibawa oleh diri Anda. Namun Anda tak perlu khawatir, kami memiliki resep agar 

Anda tidak menjadi gila yang itu—hehe. Caranya amatlah mudah, semudah 

membalikan telapak tangan Anda, dan caranya yaitu  saat Anda melihat objek atau 

peristiwa yang membawa Anda pada perasaan sedih, maka yang harus Anda katakan 

yaitu  ada Tuhan yang akan mengatur semuanya, sadarilah bahwa Anda tidak akan 

bisa menyelesaikan seluruh masalah yang dihadapi oleh semua orang yang berada 

diatas muka bumi ini, biarkan saja Tuhan yang menyelesaikan semuanya, Anda cukup 

mengontrol diri Anda dan perasaan Anda agar tetap sadar. 

 

Keadaan meditatif kapan pun dan dimana pun bisa diraih dengan terus-menerus 

mengingat kebesaran Tuhan atau berdzikir, dimana hal tersebut merupakan usaha 

dalam menyatukan gelombang pada Tuhan, berusaha meraih cinta-Nya, dimana 

keadaan Anda pada saat itu tidak mengharapkan apa-apa selain cinta-Nya, keadaan ini 

rasanya seperti sedang dimabuk cinta—cinta teragung, bahkan Anda akan merasakan 

benar-benar bergetar hati Anda saat mendengar nama-Nya. Kondisi seperti ini akan 

membuat Anda merasa sedang diawasi dan diperhatikan tiap langkah Anda oleh 

Tuhan, kondisi dimana Anda merasa terkurung di dunia, jarak yang terasa jauh 

dengan Tuhan dan ingin terus merasakan kedekatan-Nya. Sebuah kondisi dimana 

Anda merasa bahwa dunia yaitu  sebuah neraka dan kematian yaitu  sebuah 

kehidupan yang nyata dan disitulah Anda akan memahami bahwa diri Anda yaitu  

masuk ke dalam daftar orang-orang yang teraniaya di dalam kehidupan yang Anda 

jalani di dunia ini, dan Anda pun kini tahu bahwa mereka yang paling dicintai-Nya 

yaitu  mereka yang paling teraniaya. 

 

 105 

Tujuan Hidup Anda yaitu  Kelebihan Sekaligus Kelemahan Anda. 

 

Setelah Anda memahami konsep santet jenis katakanlah hybrida temuan kami ini—

sebab  power yaitu  hanya bersumber dari-Nya saja—agaknya Anda mulai saat ini 

harus lebih berhati-hati dalam mengungkapkan tujuan hidup terbesar Anda pada 

orang lain, jangan sampai tujuan hidup terbesar Anda diketahui oleh orang yang 

memahami teknik santet kami ini, sebab  Anda bisa menjadi bulan-bulanan olehnya. 

Tetaplah menjadi misterius—stay low key, Sun Tzu pun tak sepenuhnya benar. 

Jagalah diri Anda dari kesombongan, jangan sampai sebab  kesombongan Anda 

akhirnya justru memperlihatkan titik lemah Anda sehingga musuh bisa menghajar 

Anda dengan mudahnya. Apakah sejauh ini Anda mulai sedikit memahami konsep 

santet kami? Jangan salah kami pun telah belajar dari pengalaman yang menimpa 

kami sendiri. “It’s hurt! Believe us!” 

 

Anda harus sudah mulai menyadari apakah diri Anda termasuk ke dalam golongan 

orang-orang yang kebanyakan/korban santet masal—sebentar apa maknanya ini, 

anda pun mungkin bertanya, nanti Anda akan paham jawabannya—ataukah atau 

bukan? Anda harus mulai memetakan diri Anda masuk ke dalam golongan yang 

mana. Apakah Anda termasuk menjadi orang-orang kebanyakan yang mudah ditebak 

kedalaman yang ada di pikiran bawah sadar Anda atau Anda yaitu  lautan dalam 

yang tak bertepi bagi kebanyakan orang? 

 

Bila Anda sendiri masih bingung Anda termasuk golongan orang kebanyakan atau 

bukan, maka untuk mengetahuinya bisa dengan menjawab beberapa pertanyaan 

berikut di bawah ini: 

 

Soal Pertama. 

 

Misalkan saat Anda berkumpul di dalam suatu ruangan, dimana dalam ruangan 

tersebut terdapat diri Anda, pasangan Anda, saudara wanita Anda, ibu Anda yang 

telah tua renta dan dua orang anak Anda. Dan tiba-tiba terjadilah kebakaran di 

ruangan tersebut, lantas siapakah yang terlebih dahulu Anda coba selamatkan? 

 

Stop membaca dan renungkan terlebih dahulu untuk mencari jawabannya sekarang, 

setelah mendapatkan jawabannya, silahkan membaca soal kedua di bawah ini! 

 

Soal Kedua. 

 

Misalkan Anda dan seorang anak Anda yang masih kecil naik pesawat, dan tiba-tiba 

saja berbunyi tanda bahaya dan keluarlah mask oksigen dari atas. Lantas siapakah 

yang terlebih dahulu yang Anda pakaikan mask oksigen tersebut, Anda atau anak 

Anda?  

 

Stop membaca dan renungkan terlebih dahulu untuk mencari jawabannya sekarang! 

Setelah Anda mendapatkan jawabannya, silahkan membaca jawaban di bawah ini. 

 

Bagi kebanyakan orang, ia akan menjawab dengan lebih mendahulukan untuk 

menyelamatkan orang lain dari pada menyelamatkan dirinya sendiri. Pada soal 

pertama, akan ada banyak sekali yang menjawab dengan menyelamatkan ibunya dan 

soal kedua, Anda akan menemui jawaban untuk menyelamatkan anaknya terlebih 

 106 

dahulu. Padahal seharusnya kita menyelamatkan diri kita terlebih dahulu, setelah itu 

Anda bisa menyelamatkan yang lain. Bisa kita lihat, betapa hebatnya program pikiran 

bekerja dalam kehidupan nyata. Dari contoh kasus ini kita dapat melihat betapa 

banyak orang yang kurang mencintai dirinya sendiri, tujuan hidupnya selalu dan 

selalu untuk kepentingan orang lain. Betapa banyak orang yang berbakti pada orang 

tua dan mengorbankan hidupnya serta hak-haknya sebagai anak untuk orang tua 

sebab  program pikiran yang telah tertanam sejak kecil untuk selalu berbakti pada 

orang tua. 

 

Tujuan hidup berbakti pada orang tua secara berlebihan ini, berkat program pikiran 

yang ditanam sejak kecil dan ini kita sebut sebagai tujuan hidup, dan bila orang 

tuanya telah meninggal, maka misi atau tujuan hidupnya dianggap oleh pikiran bawah 

sadarnya telah selesai, maka ia pikiran bawah sadarnya akan serta-merta 

menghancurkan dirinya sendiri sebab  pikiran bawah sadarnya berpikir bahwa misi 

telah selesai, begitu pun dengan peran dirinya di atas muka bumi ini. Misi yang 

dianggap telah selesai inilah yang akan membuat dirinya untuk memiskinkan dirinya 

sendiri atau bahkan menyakiti dirinya sendiri dengan memanggil penyakit sampai 

kemungkinan terbesar akan menyebabkan ia pergi dari dunia ini. 

 

Kesulitan dalam mencapai tujuan terbesar Anda dan saat Anda memutuskannya untuk 

menyerah hanya akan membuat hidup Anda makin terpuruk dari segi perekonomian 

dan dari segi kesehatan. Saat Anda merasa gagal dan tak mampu melanjutkan 

perjuangan meraih tujuan hidup Anda, maka pikiran bawah sadar Anda akan 

mendukung Anda dalam menghancurkan diri Anda sendiri, terkecuali diri Anda 

yaitu  orang yang kreatif yang dapat dan mau mengubah jalur hidup atau mundur 

beberapa langkah untuk lompatan yang jauh lebih besar lagi. Terkadang Tuhan 

bekerja dengan sangat unik dan cara-cara yang kadang kita tidak memahaminya dan 

akhirnya memahami rencana tuhan setelah Anda melewati masa ujian yang diberikan 

oleh Tuhan. 

 

Cara Kreatif Menyalurkan Energi Santet 

 

Seperti yang kami telah jelaskan sebelumnya, bahwa teknik santet hasil temuan kami 

ini tidaklah pemakaian  bantuan jin, melainkan dengan: 

 

- Mengetahui tujuan hidup seseorang terlebih dahulu dan memotong impian mereka di 

tengah jalan. 

- Memusatkan energi pikiran Anda. 

- Mengetahui impian atau tujuan dia terdekat saat ini apa. 

- Mengetahui terlebih dahulu filosofi hidupnya dan core believe system-nya. 

- Cek pada dirinya, apakah ia memiliki perasaan bersalah yang selama ini ia 

pendam? 

- Meruntuhkan mental seseorang. 

- Sublimasi ke dalam pikiran bawah sadar terdalamnya dengan cara-cara yang tidak 

disadari. 

 

Memotong Tujuan Hidup Terbesar Seseorang 

 

Seperti yang telah kami bahas sebelumnya, setiap orang memiliki tujuan hidup 

terbesar dan bila kita mengetahui tujuan hidup terbesarnya, maka kita bisa memotong 

 107 

tujuan hidupnya sekaligus semangat hidupnya. Beberapa contoh kasus yang kami 

temui, salah satunya yaitu  seorang kawan kami yang berprofesi sebagai polisi. Saat 

kami bertemu dengannya, kami melihat ia berjalan dengan pincang, setelah kami 

tanyakan kenapa kakinya, ia menjawab bahwa pada dengkul kaki kanannya 

membengkak, seperti ada cairan yang harus dikeluarkan dan itupun ia baru saja 

berobat setelah proses pengeluaran cairan yang ada pada dengkulnya dan sedikit lebih 

membaik.  

 

Namun Nyi Damar yang juga melihat kaki kawan kami yang berprofesi sebagai polisi 

tersebut menduga dengan tepat dengan bertanya: "Apakah dalam waktu dekat 

belakangan ini kamu ada rencana yang tertunda?" Spontan ia langsung menjawab: 

"Ada, dan itu yaitu  kejadian sekitar sebulan yang lalu, kejadian dimana sudah 

serah-serahan dalam proses lamaran untuk ke jenjang selanjutnya yaitu menikah, 

namun akhirnya putus hubungan begitu saja setelah proses lamaran." Nyi Damar 

langsung berkata: "Ahhaaa.... Itu dia pemicu nya, kamu telah terkena santet”, Pak 

polisi muda tersebut terdiam beberapa saat, dalam hatinya ia tidak percaya hal seperti 

ini, namun setelah dijelaskan oleh Nyi Damar, akhirnya ia paham dan berjanji pada 

Nyi Damar untuk mengikuti segala anjurannya untuk menyembuhkan penyakitnya. 

 

Yang perlu kita ketahui bahwa, tujuan hidup terbesar kita akan menciptakan energi 

bagi sekeliling kita, bagi tubuh kita, bagi tempat tinggal kita dan lain sebagainya. 

Anda tentu pernah mengalami kejadian serupa ini: Saat kami berdua pergi 

meninggalkan rumah kami yang ada di Banten—yang sekarang sudah mereka 

luluhlantakkan itu—menuju Jakarta untuk beberapa urusan selama seminggu, kami 

berusaha untuk enjoy di Jakarta, berusaha untuk tidak memikirkan rumah, anjing 

penjaga peternakan, kucing dan kambing yang kami tinggalkan di Banten—anjing-

anjing itu telah mereka bunuh dengan keji, para kucing entah apa kabar, dan ketujuh 

ekor kambing yang kami rawat itu tak kunjung mereka kembalikan kepada kami—

sebab  kami pikir sudah ada satu pegawai kami yang mengurusnya semua itu. Nyi 

Damar tampak malas menanyakan kabar rumah dan hewan ternak kami pada pegawai 

yang menjaga disana, Nyi Damar tahu bahwa dengan tidak adanya kami di rumah, 

maka tidak akan ada pula energi yang melingkupi hewan ternak kami.  

 

Saat kami kembali pulang menuju Banten, kami memiliki firasat pasti ada yang tidak 

beres dan benar saja, Demian, anjing Siberian Husky kami—sekarang dia pun telah 

mati, maafkan kami Demian—yang paling besar kakinya pincang, berlubang pada 

bagian lututnya dan di dalamnya dipenuhi belatung, setelah beberapa hari kami 

tangani pengobatannya dengan pemakaian  kapur barus, ternyata ada sekitar tiga 

puluh belatung yang keluar. Belum lagi saat kami masuk ke dalam rumah kami yang 

kami tinggalkan selama seminggu, isi rumah dipenuhi jamur dan debu, ditambah lagi 

beberapa isi gelas dan dapur yang berantakan lantaran tikus dengan leluasa menguasai 

seluruh isi sudut rumah kami. 

 

Memusatkan Energi Pikiran Anda. 

 

Energi itu nyata dan juga ditimbulkan sebab  pikiran kita, pikiran kita menebarkan 

energi pada segala sesuatu yang kita pikirkan dan kita inginkan, pada benda-benda 

kesayangan kita dan pada apa pun tentunya. Apa-apa yang Anda pikirkan akan 

mendekat dan menjadi milik Anda, namun sebaliknya apapun yang sudah Anda tidak 

pikirkan lagi, maka ia akan pergi dengan berbagai macam kemungkinan 

 108 

mekanismenya. Dulu kami memiliki motor Ninja 250 cc dan pada saat itu belum 

banyak yang memilikinya, namun saat kami membeli mobil Mazda 2, kami mulai 

jarang pemakaian  motor itu lagi, paling-paling hanya saya gunakan buat beli sayur 

ke pasar lalu kami parkir di halaman luar rumah. Dan pada suatu pagi kami melihat 

pintu pagar halaman terbuka gemboknya dan melihat lubang kunci motor rusak 

sebab  maling berusaha mencuri motor tersebut dengan pemakaian  kunci T, namun 

syukurnya motor Ninja tidak berhasil di curi orang. Sudah jarang di pakai, rusak pula. 

Akhirnya kami jual motor ninja tersebut dengan harga murah pada sahabat kami. Dari 

kejadian tersebut bisa Anda lihat bahwa apa-apa yang Anda sudah tidak berada dalam 

list pikiran kita lagi, maka apa pun itu akan menghilang dari kehidupan kita dengan 

sendirinya. 

 

Kini Anda mulai memahami bagaimana kaitannya kejadian di atas dengan teknik 

santet yang akan kami berikan pada Anda melalui pemahaman secara perlahan tapi 

pasti. Anda mulai bisa memahami bagaimana membuat sesuatu tersebut akan mulai 

menghilang dari kehidupan Anda, caranya sangat mudah, yaitu ABAIKAN saja, 

anggap saja tidak ada dengan memikirkan atau sibuk dengan hal lain, jangan berikan 

energi padanya, jangan berikan perhatian padanya, maka ia akan pergi dengan 

sendirinya setelah Anda memfokuskan pikiran Anda pada hal lainnya, dan 

melupakannya. 

 

Ini sama halnya dengan banyak pasangan yang keduanya saling tidak memberi  

perhatian tulus pada pasangannya masing-masing, keduanya sibuk dengan 

pekerjaannya sehingga mereka hanya membutuhkan waktu yang sangat sedikit untuk 

saling memberi  energi lewat obrolan dan kedekatannya. Sang suaminya sibuk di 

kantor, bertemu dengan kawan-kawan kantor wanita yang juga punya waktu sedikit 

sama suaminya di rumah. Mereka di kondisikan berada di dalam suatu ruangan 

kantor, merasa senasib dan berakhir pada kedekatannya di meja makan di kantin atau 

restoran saat istirahat makan siang dari kantornya. Kedekatan mereka berdua di 

kantor semakin dekat dan dekat lagi sampai akhirnya mereka melakukan 

perselingkuhan di kantor. Makin hari makin lama mereka dekat dan intim, sehingga 

perasaannya pada pasangannya di rumah pun makin lama makin berkurang, energinya 

tersedot habis di kantor. Pasangannya sudah sangat jarang sekali diperhatikan sebab  

lebih sering memperhatikan selingkuhannya di kantor dan cepat atau lambat 

pasangannya di rumah akan pergi menghilang, entah sebab  mekanisme jatuh sakit, 

tuntutan cerai dan lain sebagainya. 

 

Bahkan pasangan yang sudah tidak harmonis di dalam rumah tangga yang 

dibangunnya dan terlebih lagi ada di antara pasangannya yang memiliki selingkuhan 

di luar akan menyebabkan perhatian dan tenaganya terkuras untuk selingkuhannya. Di 

dalam hatinya mulai tumbuh sikap membanding-bandingkan—yang yaitu  sikap 

syaitan—antara pasangan dengan selingkuhannya, sehingga lambat laun hubungannya 

dengan pasangan menjadi tidak harmonis, ranjang menjadi dingin dan tidak hangat 

seperti awal pernikahan mereka, bahkan sampai pada tahap akhirnya yaitu  mereka 

berdua sudah cukup lama tidak melakukan hubungan seks. Di sinilah letak awal atau 

sumber penyakit muncul yang disebabkan oleh dua hal, yaitu tubuh yang seharusnya 

atau sesuai fitrahnya menjalin hubungan seks dan tubuh yang tidak sesuai dengan 

fitrahnya yang diperlakukan untuk berhubungan seks yang bukan muhrimnya atau 

bukan pasangannya yang halal atau selingkuhan. 

 

 109 

Tubuh yang tidak diberlakukan lagi sesuai fitrahnya, dimana sudah tidak lagi 

melakukan hubungan seks antara suami-istri akan berdampak timbulnya penyakit 

pada tubuhnya. Serasa tubuhnya protes sebab  tidak lagi dapat menyalurkan hasrat 

dorongan seksualnya. Tubuh yang dalam waktu cukup lama untuk tidak melakukan 

hubungan seks dengan pasangan akan menyebabkan tubuhnya protes, salah satu 

diantaranya yaitu  timbulnya penyakit pada istri berupa pusing kepala yang 

menyebabkan marah-marah, timbulnya rasa sakit pada sekitar payudaranya. Di satu 

sisi, seorang suami yang sudah lama tidak berhubungan badan dengan istrinya akan 

mulai timbul penyakit yang berkaitan dengan alat reproduksi pria seperti ejakulasi 

dini, impotensi hingga kanker prostat. Terlebih lagi bila pasangannya sudah mulai 

melakukan perselingkuhan dan akan sangat beresiko mengidap penyakit kelamin 

seperti penyakit sipilis hingga AIDS sebagai bentuk mekanisme tubuh yang protes 

kepada dirinya yang telah melakukan hubungan badan dengan yang bukan 

pasangannya atau perselingkuhan.  

Bila Anda memiliki musuh bebuyutan yang selalu membuat Anda kesal, maka 

segeralah kontrol pikiran Anda, jangan selalu bicarakan dia, sebab  dengan selalu 

membicarakan tingkah lakunya yang membuat Anda kesal tersebut, maka itu sama 

artinya Anda memberi  energi padanya dan ia akan tumbuh semakin kuat di dalam 

kehidupan Anda. Segeralah potong tujuan hidup terbesar dia agar ia hengkang dalam 

kehidupan Anda. Apakah Anda masih bingung mencari apa tujuan hidup terbesarnya 

untuk membuat dia menghilang dari hidup Anda? Saya katakan pada Anda, 

kemungkinan terbesar daru tujuan hidup terbesar dia yang membuat ia terus hidup 

yaitu  penderitaan Anda sebab nya. Ia akan terus meminta perhatian dari Anda agar 

ia merasa hidup, merasa ada, merasa bermakna. Maka pada saat Anda sudah tidak lagi 

memikirkan dirinya, menganggap dia sudah tidak ada lagi dalam kehidupan Anda 

dengan cara mengabaikannya, maka itu sama artinya dengan Anda telah memotong 

tujuan hidup terbesarnya. Kisah ini mirip dengan kisah salah satu relationship 

arc/kisah hubungan antara The Joker dan Batman, beruntung jika Anda bukan 

Batman, dengan Joker yang serial mass killer sebagai upaya menarik perhatian 

Batman, daaan terpaksa Batman yang berprinsip tidak mau membunuh siapa pun—

termasuk the Joker, akan selalu berhadapan dengannya untuk menyelamatkan nyawa 

mereka yang terancam Joker-nya. 

 

“Killing you Batman? Nooooo …  I’ll never kill you. What am I without you?”—The 

Joker, the Dark Night Rises-nya Christopher Nolan. 

 

“You can’t beat me Bruce, you need me, I am your villain of your dream.”—The 

Joker, the Batman Telltale Series. 

 

sebab  tujuan hidup terbesar the Joker yaitu  membuat Batman kesal dan 

menderita, itulah kepuasan baginya, sebab  dia diam-diam terobsesi padanya, ingin 

sepertinya namun tidak bisa. Jika Batman mati, dia akan kehilangan mainan 

kesayangannya, dan kemudian ia akan mati bosan. 

 

Sekali lagi: Kekuatan Pikiran 

 

“Dunia di luar diri kita menciptakan dunia di dalam diri kita.” 

 

Konsep santet yang kami temukan ini sangatlah berbeda dengan santet yang tersebar 

di beberapa wilayah di Indonesia, Anda tidak akan menemui ritual yang aneh-aneh 

 110 

untuk memanggil bantuan jin dalam melakukan santet, bahkan kabar baiknya yaitu  

Anda juga akan menguasai teknik penyembuhan dengan menguasai artikel  yang ada di 

genggaman tangan Anda sekarang ini. 

 

Seperti kita ketahui bahwa banyak aliran ilmu santet dari berbagai daerah yang 

dikenal kuat dengan ilmu santet-nya yang diajarkan secara turun temurun seperti 

Banten, Banyuwangi, dan Kalimantan. Satu hal lagi yang membuat kami enggan 

mempelajari ilmu santet yaitu  sebab  adanya keterkaitan bantuan jin dalam 

mempraktikkan ilmu santet dan tentu saja kami tidak akan membawa Anda ke dalam 

ranah bantuan jin untuk bisa menguasai ilmu santet ini, sebab  ilmu santet yang akan 

Anda pelajari di dalam kitab karya kami ini yaitu  suatu cabang baru dalam 

menguasai ilmu santet yang tidak pemakaian  sarana bantuan jin namun hasilnya 

akan jauh lebih istimewa sebab  Anda tidak perlu memasukkan benda ke dalam tubuh 

seseorang yang ingin Anda santet. 

 

Teknik-teknik santet yang kami pelajari lebih condong kepada cabang psikologi yang 

sangat ilmiah namun supra natural dan dapat dipelajari oleh siapa pun yang ingin 

menguasai ilmu ini. Meskipun dengan teknik psikologi dan memahami kaidah 

hukum-hukum alam, namun hasilnya akan menyerupai santet yang sering kita dengar 

dan itu artinya bahwa ilmu santet dengan konsep yang kami miliki ini sama 

mematikannya dengan model santet yang telah lama ada di Bumi Nusantara ini. 

Bahkan dengan teknik dan konsep santet kami ini dapat meruntuhkan perusahaan 

besar sekaligus bila digunakan tekniknya dengan tepat. 

 

Setiap orang memiliki alasan yang kuat untuk hidup, namun tidak cukup kuat untuk 

menerima kenyataan hidupnya. Saat kenyataan hidup tidak seperti yang ia arahkan, 

saat dunia yang ada di luar dirinya tidak sesuai yang ia harapkan, maka kebanyakan 

orang yang tidak cukup imannya, maka pikiran bawah sadarnya akan berusaha 

menghancurkan hidupnya sendiri. Inilah yang dikatakan sebagai, "dunia di luar diri 

kita, menciptakan dunia yang ada di dalam diri kita." Seperti yang kita ketahui, 

bahwa pikiran bawah sadar kita sangatlah berpengaruh besar terhadap apa-apa yang 

kita raih dalam kehidupan kita sejauh ini. Mungkin Anda akan kami buat terkagum-

kagum dengan lembaran-lembaran yang ada di dalam artikel  kami ini, Anda akan—

atau telah—kami bawa pada hal-hal yang Anda sendiri pun belum mengetahuinya.  

 

“Namun sekali lagi kami tegaskan bahwa artikel  Kitab Santet ini yaitu  juga sebuag 

cobaan buat Anda, jadi kami sudah memberi  peringatan.” 

 

Program Pikiran  

 

Semua orang yang terlahir di atas muka bumi ini pada dasarnya yaitu  lahir dalam 

keadaan fitrah, tergantung orang tuanyalah nanti bagaimana mereka kemudian akan 

membentuknya. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw.: 

 

"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang 

menyebabkan ia menjadi Yahudi, Nasrani dan Majusi."—HR. Bukhari  

 

Pada hadist ini jelas terlihat bahwa peran orang tualah yang pertama kali dan 

seringkali menanamkan program pikiran kepada anaknya. 

 

 111 

Bahkan di dalam al-Quran, Allah berfirman: 

 

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di 

belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap 

(kesejahteraan) mereka.  Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah 

dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar."—(QS. An-Nisa: 9) 

 

Terlihat sangat jelas bahwa yang dimaksud dengan perkataan yang benar yang 

terdapat dalam firman Allah di atas yaitu  perkataan yang berupa program pikiran 

yang di tanamkan orang tua kepada anaknya sesuai dengan tuntunan al-Quran dan 

sunah Nabi saw. Allah memerintahkan kita agar mengisi pikiran anak-anak kita 

dengan program-program pikiran/pendidikan yang baik yang mendukung kesuksesan 

anaknya di dunia dan di akhirat. Program pikiran yang telah ditanamkan oleh orang 

tuanya—semenjak mereka dalam buaian—baik secara langsung maupun tidak 

langsung akan menyerap ke dalam pikiran bawah sadar anaknya dan menjadi 

kebiasaan atau pola pikir dan tindakan sang anak dalam menjalankan kehidupannya 

dan menghadapi segala tantangannya di dunia ini. 

 

Perkataan yang baik atau program pikiran yang baik akan membuahkan hasil yang 

baik pula dalam kehidupan sang anak. Namun sayangnya ada banyak program yang 

kesannya terlihat baik, padahal itu tidaklah baik buat kehidupan anaknya disaat 

dewasa nanti.  

 

Contoh kalimat yang terlihat baik, padahal itu tidaklah baik yaitu : 

 

“Saat penimbangan di akhirat nanti, orang kaya akan lama ditanya oleh malaikat 

dan ditanya buat apa saja hartanya selama hidup di dunia, namun saat orang miskin 

di tanya oleh malaikat, maka proses audit akan berjalan jauh lebih cepat.”  

 

Padahal dari kisah di atas, proses lama atau tidaknya audit yang dilakukan oleh 

malaikat tidak menentukan yang lama di audit pasti akan masuk neraka dan yang 

cepat prosesnya akan masuk surga.  

 

Bisa jadi kisahnya akan menjadi seperti ini: 

 

Saat orang kaya di tanya malaikat seputar hartanya digunakan untuk apa saja selama 

hidup di dunia, maka si kaya menjawabnya dengan,"Saya gunakan untuk membangun 

masjid di beberapa kota, sebagian harta saya juga saya gunakan untuk membangun 

beberapa pesantren di lima kota, memberi makan ribuan fakir miskin di yayasan yang 

kami dirikan, bahkan sebagian uang milik kami, kami gunakan untuk 

memberangkatkan orang tua dan orang-orang miskin untuk pergi haji, mobil yang 

saya gunakan untuk keperluan mengangkut anak-anak yati piatu ke tempat belajar di 

luar pesantren agar mereka mengenal dunia luar dan meraih ilmu lebih banyak lagi... 

Dan masih banyak lagi."  

 

Akhirnya malaikat memperkenankan si kaya masuk ke dalam surga. Tak lama 

kemudian datanglah si miskin dengan pedenya, ia begitu yakin bahwa kali ini 

malaikat tidak membutuhkan waktu lama untuk mengaudit kekayaan dirinya sebab  

memang ia tidaklah punya harta atau miskin. Malaikat: "Hai orang miskin, kamu 

gunakan untuk apa saja selama kamu hidup di dunia?" lalu si miskin menjawab: "Ya 

 112 

tidak saya gunakan buat apa-apa, wong saya ini orang miskin kok, paling-paling 

cuma punya sendal jepit keren selama hidup saya waktu itu." lalu malaikat bertanya 

lagi: "Oohhh.... Jadi kamu orang miskin beneran?" Dengan pede si miskin kembali 

menjawab: "Iya lah ... Saya kan orang miskin" dan malaikat bertanya lagi: "Okehhh ... 

pertanyaan selanjutnya, jadi selama kamu hidup di dunia, apa saja yang kamu 

lakukan sehingga kamu menjadi ahli miskin?"  Si miskin kemudian menjawab: "Saya 

hanya duduk-duduk saja, nongkrong di ujung jalan, makan-tidur, ngopi sambil 

ngerokok menikmati hidup" lalu malaikat terdiam dan wajahnya terlihat marah dan 

tak lama kemudian berkata "Penjaga!!! Masukkan orang ini ke dalam neraka!!!" 

 

Jadi bisa kita lihat bahwa cerita yang selama ini belum tentu benar, belum tentu benar 

orang kaya akan masuk neraka dan orang miskin masuk surga. Bagaimana bila 

kejadiannya nanti seperti kisah di atas? Bahkan ada lagi program pikiran yang 

ditanamkan oleh orang tua kepada kita dengan kalimat, "Ridho-nya orang tua, yaitu  

ridho Allah," sehingga orang yang terkena konsep hidup seperti ini kemungkinan 

besar hidupnya akan mengabdikan hidupnya, mengorbankan hak-hak pribadinya 

sebagai anak demi kepentingan orang tuanya dan parahnya lagi berbakti pada orang 

tua hampir menyerupai menyembah orang tuanya. Nampak dengan jelas di sini, 

bahwa kita harus jeli dalam melihat dan memahami konteks makna kalimat di atas. 

 

Pemrograman pikiran semacam di atas inilah yang menjadi program hidup yang 

salah, dan hampir banyak sekali program pikiran yang beredar di masyarakat, maka 

tidak sedikit orang yang memang hidupnya ditujukan untuk berkorban habis-habisan 

untuk orang tuanya, dan hal ini sangat mudah di tebak oleh kebanyakan 

orang.  Tujuan hidup orang kebanyakan sangat mudah di tebak dan bahayanya lagi 

bisa di patahkan oleh orang lain dan inilah yang disebut dengan konsep santet hybrida 

kami yang sangat mudah di pahami, sangat mudah dipraktikkan dan tanpa bantuan 

jin, namun hasilnya tetap sama dahsyatnya.  

 

Kalau manusia lebih hebat dibandingkan  jin—sebab  ditiupkan sebagian Ruh Ilahi 

kepadannya—lantas buat apa kita meminta bantuan jin? Mengapa kita tidak berdoa 

dan meminta pada Allah? Dan selebihnya kita tinggal berikhtiar agar menjadi 

perpanjangan dari tangan Allah. 

 

"Dan Allah akan membalasnya melalui perantaraan tangan kalian." 

 

Santet Asmaul Husna 

 

“I write this book as if my life depends on it, this book is haunting me.”—Nyi Damar 

Sagiri 

 

Metode santet yang kita bicarakan dari awal yaitu  metode yang dimaksudkan untuk 

menggerakkan FITRAH dan NURANI seseorang agar bangkit, mengaum, dan 

berefek. Bangkitnya fitrah dan nurani akan mempercepat terciptanya suatu 

mekanisme yang menghukum seseorang yang telah menzalimi diri kita. 

 

Pada bagian ini kita akan memberi  contoh-contoh yang dapat membuat 

bangkitnya fitrah dan nurani seseorang agar ia TERKENA santet dan/atau agar ia 

justru TERHINDAR atau sembuh dari santet. 

 

 113 

“Kita tidak mungkin terhindar dari sesuatu, jika kita tidak mendalami sesuatu itu, 

mempelajari kekuatan dan kelemahannya.”—Nyi Damar 

 

Menjadi Pemurah/Pengasih 

 

Teknik pertama ini yaitu  teknik yang sangat mudah Anda coba lakukan pada 

seseorang yang telah menzalimi atau menyakiti Anda. Dengan pemakaian  teknik 

ini, Anda harus tetap memberi  kemurahan hati pada seseorang yang telah 

menzalimi diri Anda tersebut. Contohnya berikanlah anggota keluarganya sesuatu 

yang menampakkan bahwa Anda tetap menjadi seorang yang pemurah meskipun dia 

tetap menzalimi diri Anda. Anda bisa memberi nya pada anaknya maupun pada 

anggota keluarganya, tidak harus secara langsung memberi nya pada dia. 

 

Menjadi Penyayang 

 

Dalam tujuan untuk membangkitkan fitrah pada diri seseorang—yang pernah 

menzalimi Anda—sehingga fitrah tersebut terganggu, menggeliat dan mengajukan 

protes pada diri orang tersebut yang nantinya berakibat banyak hal, seperti dia 

kemudian jatuh sakit dan mungkin juga memicu  kesadaran bahwa ia telah 

menyakiti Anda sejauh ini, maka inilah yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan tetap 

menunjukkan rasa sayang Anda pada dirinya, dengan mengirimnya energy cinta. 

Salah satu caranya, bisa dengan Anda bercerita pada seseorang yang dekat pada 

dirinya, bahwa Anda tidak membenci dirinya, justru malah menyayanginya meski ia 

telah berbuat jahat pada Anda. Cerita Anda—perkataan yang memang ditujukan 

kepada seseorang, bahkan jika itu pun tidak sempat diungkapkan ke dalam kata-kata, 

hanya dalam pikiran Anda saja, pasti pada akhirnya efeknya akan sampai pada orang 

yang Anda tuju—akan sampai pada seseorang yang pernah menzalimi Anda itu dan 

oleh sebab  itu jangan sedikit pun membicarakan hal buruk tentang dirinya, meskipun 

itu membicarakannya dalam pikiran Anda dengan diri Anda sendiri atau dengan para 

demon yang bersemayam di dalamnya. Pertanyaan menarik kemudian timbul, “Siapa 

saja yang bersemayam di dalam pikiran Anda, selain tentunya Anda sendiri?” 

 

Merajai Jalan Hidup Anda Sendiri 

 

Dalam hal ini Anda dituntut untuk melakukan action/tindakan yang memperlihatkan 

bahwa Anda akan tetap berusaha mempertahankan prinsip-prinsip dan hak-hak 

pribadi Anda agar tidak diambil/diganggu oleh orang lain—apa pun harga yang 

harus Anda bayar, akan selalu Anda bayar meski pun Anda harus masuk penjara 

sebab nya. Hak Anda yang telah direbut oleh orang lain dan Anda hanya bisa berdiam 

diri justru hanya akan membuat Anda jatuh sakit—fisik mau pun mental—sebab  

fitrah yang ada di dalam diri Anda merasa tidak dibela, merasa Anda tidak berpihak 

pada diri Anda sendiri dan bahkan Anda telah menzalimi diri Anda sendiri.  

 

Mungkin Anda kerap merasa takut menghadapi seseorang yang sedang dan telah 

mengganggu/merebut prinsip dan hak-hak Anda sebab  ia memiliki power baik itu 

beripa pengaruh yang kuat sebab  kedudukan atau kekerabatan, sehingga Anda belum 

berusaha sedikit pun untuk kembali meraih hak-hak Anda tersebut, padahal Anda bisa 

meminta bantuan ke banyak pihak bila Anda merasa itu yaitu  hak Anda. Anda bisa 

meminta bantuan pada pihak yang berwajib—pada saat ini relevan, atau apa pun yang 

mengerti dengan masalah hukum tanpa harus bermain hakim sendiri atau bahkan 

 114 

pergi meninggalkan lingkungan yang tidak mendukung itu, tinggalkan semuanya 

sebab  taka da yang lebih penting dibandingkan  mempertahankan hak dan prinsip hidup. 

Setidaknya perlihatkan pada diri Anda sendiri bahwa sejauh ini Anda telah berusaha 

membela hak-hak Anda tersebut. 

 

Selalu Berusaha Mensucikan Diri 

 

Yang kami maksud dalam mensucikan diri di sini yaitu  berkaitan dengan serangan 

santet yang bisa jadi berasal dari dalam diri Anda sendiri maupun dari orang lain. 

Tanpa Anda sadari bahwa Anda ternyata belum mensucikan diri Anda, baik itu dari 

hal yang menajiskan maupun mensucikan diri Anda dari harta yang Anda miliki 

dimana ada sebagian hak orang lain di dalamnya yaitu hak fakir-miskin dan anak 

yatim-piatu. Pada bagian lain artikel  ini telah kami bahas juga mengenai hal ini, 

mengenai karakteristik para wali Allah. 

 

Menjadi Juru Penyelamat 

 

Cara lainnya dalam menghindari santet yang berasal dari orang lain, atau pun dalam 

rangka memberi  pelajaran pada seseorang yang ingin Anda santet lantaran ia telah 

menzalimi diri Anda, maka Anda bisa mencoba salah satu metode santet ini yaitu 

dengan cara menawarkan bantuan untuk menyelamatkan seseorang atau seseorang 

yang pernah menzalimi Anda saat ia dalam keadaan susah atau sakit-sakitan. Tawaran 

yang Anda ajukan tersebut kemungkinan besar akan ditolak olehnya, namun bukan itu 

tujuan sebenarnya, melainkan kita mencoba membangkitkan ego lawan kita agar ia 

berpikir bahwa tidak ada pilihan lain yang bisa menyelamatkan dirinya, meskipun ia 

berusaha mencari kesana-kemari namun pikiran bawah sadarnya akan semakin kacau, 

ditambah lagi fitrah yang ada di dalam dirinya memberontak saat ia menolak tawaran 

penyelamatan dari Anda. Dirinya akan semakin berperang dengan pikirannya sendiri 

dan semakin ia mempertahankan egonya maka ia akan semakin memperparah 

penderitaan yang ia alami. 

 

Memelihara Keamanan dan Rasa Aman 

 

Kita tidak akan pernah tahu siapa dan kapan waktunya orang lain menyantet Anda. 

Kita tidak bisa lantas menuduh siapa pelakunya—bahkan sebaiknya hal ini selalu 

dihindari untuk menghindari fitnah—namun Anda bisa mencegah dan 

menyelamatkan diri Anda dari bahaya santet yaitu dengan cara memelihara keamanan 

untuk diri Anda sendiri dan keluarga Anda. Pastikan bahwa keamanan telah Anda 

lakukan, bukan berarti sekedar pintu rumah Anda terkunci rapat saja, namun secara 

sosial politik pertahanan yang sesungguhnya ada di dalam diri Anda sendiri, Anda 

harus jeli dalam memilih orang-orang dalam hidup Anda, terutama yang terdekat, 

sebab  selalu yang terdekat dan Anda biarkan mendekat sajalah yang paling lethal 

bagi Anda. Contohnya: Sudahkah Anda memberi  hak anak yatim-piatu dan fakir-

miskin? Namun terkadang kebaikan-kebaikan yang kita lakukan, tidak akan mampu 

menahan musibah datang ke dalam kehidupan Anda, jika kita bicara sosial politik. 

Bukankah Anda memberi nya untuk diri Anda sendiri bila Anda telah 

memahaminya? Namun yang terpenting yaitu  selalulah mempertahankan 

kemisteriusan diri Anda. 

 

 

 115 

Menjadi Penjaga yang Dapat Diandalkan 

 

Seperti Anda ketahui, bahwa metode santet ini seperti halnya dua sisi mata pedang 

yang bisa membunuh orang lain dan bisa menyelamatkan atau menyembuhkan diri 

Anda sendiri. Menjadi penjaga disini dimaksudkan agar Anda menjadi bisa membantu 

menjaga hak-hak orang lain dan menjaga hak diri Anda sendiri. Membantu menjaga 

hak-hak orang lain akan menciptakan keharmonisan dalam bersosialisasi dan 

menciptakan kondisi masyarakat yang saling tolong-menolong dalam berbuat 

kebaikan, sementara menjaga hak diri sendiri akan menciptakan kesehatan pikiran 

kita. 

 

Berusaha Menjadi Orang yang Mulia  

 

Berusaha menjadi orang yang mulia dalam hidup bukanlah hal mudah, namun melatih 

diri Anda dengan latihan-latihan kecil akan meringankan proses pembentukan pribadi 

yang mulia pada diri Anda. Menjadi pribadi yang mulia sama halnya dengan hidup 

sesuai dengan aturan dan fitrah kita sebagai manusia—dan tentu saja menjadi jahat 

pada orang lain atau terkorupsi kejahatan yaitu  juga merupakan bagian dari fitrah 

kita juga, bahwa manusia bisa corrupted. Namun di sinilah justru letak kemuliaan dari 

manusia yang mulia, sebab  jika para malaikat yaitu  makhluk yang mulia, fakta ini 

bukanlah sesuatu yang katakanlah stand out. Senantiasa orang lain yang melihat kita 

menjadi teramat segan untuk menzalimi diri Anda dan Anda akan disukai atau 

dicintai banyak orang sebab  hidup Anda berjalan sesuai denga fitrah yang ada pada 

diri Anda. Latihan kecil yang bisa Anda lakukan sehari-hari yaitu  dengan berusaha 

berbuat baik sesuai fitrah kita sebagai manusia dan Anda bisa memulainya di 

lingkungan terkecil sehari-hari Anda. 

 

Berusaha Menjadi Manusia yang Perkasa 

 

Anda terlahir sebagai pemenang setelah mengalahkan sel-sel sperma lainnya untuk 

menggapai sel telur. Dari situ Anda bisa melihat contoh kecil keperkasaan diri Anda 

bila saat ini Anda telah lupa dan tidak mengingatnya lagi. Mungkin saat ini Anda 

merasa menjadi seorang yang kalah dalam kehidupan, namun satu hal yang Anda 

lupakan yaitu Anda punya banyak kesempatan untuk menjadi hebat. Berlarut-larutnya 

Anda meratapi kehidupan Anda yang menurut Anda tidak berkembang dan selalu 

gagal hanya akan menarik banyak hal yang akan membuat Anda makin menemui 

kegagalan. Bisa dikatakan bahwa semakin Anda terlarut dalam kesedihan, maka Anda 

akan makin menjadi sasaran empuk santet yang dilontarkan oleh orang lain ke diri 

Anda. Sekarang bangkitlah dengan sekuat tenaga Anda, saat baru saja lawan Anda 

melihat Anda bangkit saja sudah akan membuat dia terserang santet dari diri Anda 

dan ia bisa jatuh sakit. 

 

memberi  Gambaran Betapa Besarnya Anda 

 

Untuk membuat lawan Anda terkena santet Anda atau bisa dikatakan bahwa fitrahnya 

telah Anda bangkitkan sehingga fitrahnya akan menghukum dirinya sendiri, caranya 

yaitu  Anda harus membuat dirinya semakin takabur, sehingga ia lupa akan batas 

kemampuan diri dia yang sebenarnya dan ia akan menemukan ganjaran atas perbuatan 

takaburnya itu. Sementara cara lainnya yakni cara menghadapi juru santet masal yang 

dikirim oleh banyak orang lantaran Anda dianggap kecil di lingkungan masyarakat, 

 116 

maka yang harus Anda lakukan yaitu  dengan menunjukkan seberapa besarnya diri 

Anda, misalkan Anda foto bersama Pak Presiden, atau artis terkenal. Namun hal ini 

harus dimainkan dengan hati-hati, sebab  hal ini bisa menjadi pisau bermata dua. Bisa 

jadi mereka segan, atau bahkan semakin ngotot mengumpulkan kekuatan untuk 

menghabisi Anda dengan segala cara, namun dalam konteksnya dengan konsep di 

bagian ini, maka penjelasan di atas tetap relevan.  

 

Mengetahui Misi Hidupnya 

 

Setiap orang memiliki program tujuan hidup terbesarnya masing-masing. Kebanyakan 

orang memiliki program besar yang dijadikan tujuan hidupnya, yakni ingin 

membahagiakan orangtuanya. Ini yaitu  contoh kecil saja dimana ada seorang anak 

yang rela berkorban habis-habisan demi membahagiakan orangtuanya kelak. Bisa 

dikatakan misi hidupnya demi membahagiakan orangtuanya. Namun belum sampai ia 

berhasil membahagiakan orangtuanya, ternyata orangtuanya telah meninggal terlebih 

dahulu. Orangtua yang meninggalkan dirinya membuat ia tidak lagi menemui 

semangat dalam menjalani hidupnya dan akhirnya ia pun jatuh sakit dan meninggal 

menyusul orangtuanya. Kisah gambaran kecil di atas yaitu  betapa pentingnya misi 

hidup kita agar tidak mudah terbaca oleh lawan kita, sebab  hanya dengan 

mematahkan misi hidupnya saja maka padamlah sudah semangat hidupnya. Temukan 

misi atau tujuan hidup lawan Anda, lalu patahkan. 

 

Menjadi Pencipta yang Pertama 

 

Tehnik ini bisa dikatakan teknik yang sering dipakai dalam menghadapi sebuah 

persaingan di dalam dunia bisnis untuk membuat lawan Anda tidak berkutik dalam 

ruang gerak persaingan yang Anda buat. Buatlah lawan-lawan Anda makin jauh 

tertinggal di belakang Anda. Saya kembali teringat pada lawan-lawan pesaing kami 

yang juga sama-sama membuka lapak ramal Tarot di teras Taman Ismail Marzuki. 

Hampir sekitar delapan orang peramal tarot berjejer di sana. Persaingan yang sangat 

ketat ini membuat perekonomian saya semakin memburuk saat itu dan penyakit batuk 

berdahak yang tidak kunjung sembuh saat itu membuat saya harus memutar otak saya.  

 

Lantas saya berpikir bagaimana caranya agar saya menjadi lebih unggul dari mereka 

dan akhirnya saya mendapatkan ide untuk membuat atau menciptakan berbagai 

macam media ramal yang belum pernah ada, seperti media ramal Batu Aztec, Batu 

Mesir, Map of Life, Hypnoprophecy, kartu ramal Vendra, Ramal Nomor HP dan 

bahkan hingga saya mempelajari banyak sekali teknik ramal seperti Astrologi Mesir 

dan Yunani, Feng Shui, Palmistry, baca wajah, hypnosis dan lain sebagainya. Dengan 

begitu saya dengan mudah mengalahkan semua pesaing saya saat itu. Namun semakin 

saya sadari, bahwa saya bukanlah sedang bersaing pada mereka, melainkan pada sisi 

lain diri saya yang pemalas dan tidak ingin terus berkembang, sehingga bisa dikatakan 

saya telah menyantet diri saya. Saya telah menzalimi diri saya sendiri yang 

sebenarnya fitrah saya mampu menjadi seseorang creator media ramal dan lainnya, 

tapi saya selalu menunda-nundanya sehingga saya sakit batuk-batuk yang tidak 

kunjung sembuh saat itu. 

 

 

 

 

 117 

Perhatikan Apa yang Menjadi Harapan Satu-satunya 

 

Pada umumnya hampir semua orang tua menginginkan anaknya menjadi jauh lebih 

baik dari orangtuanya. Orangtua menginginkan anaknya menjadi sukses di dunia dan 

di akhirat, serta khawatir anaknya menjadi tidak lebih baik, dan kekhawatiran 

orangtua yang pertama yaitu  agar anaknya tetap berpegang teguh pada keyakinan 

seperti apa yang telah diyakininya sebelum ia meninggal. 

Tanpa disadari oleh orangtua kebanyakan yaitu  kekhawatiran yang berlebihan ini 

bisa menjadi dampak negative, apalagi anak yang ia miliki hanya semata wayang.  

Dalam hal ini, anak bisa menjadi cobaan bagi orangtua. Di satu sisi anak yaitu  

kebanggaan bagi kedua orangtua, namun di sisi lainnya yaitu  cobaan bagi orangtua 

itu sendiri.  

 

Seorang ayah mungkin saja tidak terlalu menghiraukan apa kata istrinya, namun apa 

yang di katakan oleh anaknya bisa menjadi ancaman pihak ke-tiga yang mau-tidak 

mau harus didengar atau setidaknya masuk ke dalam perasaan sang ayah. 

Kekhawatiran seseorang yaitu  kehilangan miliknya yang cuma satu-satunya, dan itu 

yaitu  kelemahan yang bisa meruntuhkan mental dan fisik seseorang bila ia 

kehilangan satu-satunya yang ia miliki tersebut.  

 

Kekhawatiran akan Sumber Rejeki yang Hilang 

 

Bagi sebagian banyak orang secara tidak sadar berpikir bahwa rejeki dari Allah swt. 

yaitu  terbatas, sehingga selain orang tersebut bisa tertimpa penyakit kikir, memiliki 

kecenderungan mempertahankan jabatan dan pekerjaannya dengan berbagai cara, 

sampai akhirnya ia berpikir bahwa bosnyalah atau perusahaannyalah yang sejauh ini 

memberi  rezeki pada dirinya sehari-hari. Semakin lama, ia semakin lupa bahwa 

Allah Maha menyantuni setiap makhluk-Nya. Orang-orang yang menggantungkan 

hidupnya kepada perusahaannya (atau tempat ia bekerja) secara berlebihan, sama 

halnya ia mengartikan dan menanamkan suatu program ke dalam pikiran bawah 

sadarnya yang mengatakan bahwa bila perusahaan atau tempat ia bekerja itu yaitu  

tempat ia menggantungkan hidupnya. Maka pikiran bawah sadarnya akan memproses 

data program tersebut dengan kalimat: tidak bekerja di perusahaan itu maka sama 

halnya dengan kematian (lawan kata dari hidup). Maka tak jarang kita menemui 

berbagai kasus buruk yang menimpa para pensiunan suatu perusahaan, mulai dari 

terserang penyakit stroke yang bisa dikatakan sebagai mati setengah dari sebagian 

tubuhnya, hingga sampai pada kasus-kasus meninggalnya para pensiunan atau mantan 

karyawan suatu perusahaan yang terlalu menganggap tempat kerjanya secara 

berlebihan.  

 

Para mantan pegawai suatu perusahaan yang telah lama bekerja di suatu perusahaan, 

ditambah lagi posisinya di dalam perusahaan itu sangatlah enak, maka meskipun ia 

mendapatkan uang pensiun yang banyak sekali, maka tetap saja ia akan menemui 

banyak kegagalan bila menekuni suatu usaha selepas menjadi pegawai perusahaan. 

Selama program pikiran di dalam bawah sadarnya belum diperbaiki, maka apapun 

jenis usaha yang ia lakukan akan menemui hambatan dan kegagalan, sehingga 

memaksa ia untuk berpikir kerja kembali meskipun sudah menjadi pensiun, sebab  ia 

pikir disanalah semangat hidupnya dan tempat yang menghidupi dirinya. 

 118 

Untuk menghindari terjadinya kasus diatas, maka sebaiknya sejak dini kita sudah 

mulai membuka pintu-pintu rezeki lainnya dan selalu mengingat bahwa Allah-lah 

yang mencukupi rezeki kita. 

 

Perhatikan Pola Kebiasaan Buruknya 

 

Manusia yaitu  makhluk yang memiliki pola kebiasaan yang sulit diubah, pola 

kebiasaan-kebiasaan buruk yaitu  kelemahan yang menjadi sasaran tembak bagi setan 

untuk membisikan godaannya. Sedikit sekali orang-orang yang benar-benar bertobat 

sepenuhnya dan bisa menjauhi kebiasaan buruknya. Hal buruk yang pernah dilakukan 

seseorang biasanya terpola dan terus-menerus, namun dengan objek masalah yang 

berbeda-beda. Anda bisa telusuri kebiasaan buruk seseorang dengan berpura-pura 

empati dan tidak menghakimi dirinya, maka satu persatu Anda akan mengetahui masa 

lalunya yang kelam, hingga pada kasus-kasus besar yang pernah ia alami akan 

diceritakannya pada Anda. Teruslah menjadi pendengar yang baik akan kisah 

hidupnya yang kelam tersebut, ingat! Ini bisa menjadi data yang Anda kantongi untuk 

mengenal pola kebiasaan buruknya yang merupakan kelemahan-kelemahan dia yang 

sewaktu-waktu bisa ia ulangi lagi. Kenalilah lebih dekat lawan Anda, dan jagalah 

jarak dengan teman-teman Anda. Dengan mengetahui masa lalunya yang dipenuhi 

dengan kebiasaan-kebiasaan buruknya, maka Anda akan memahami jalan pikirnya, 

latar belakangnya, kehidupan keluarganya dan cara ia bersikap pada banyak orang di 

sekitarnya.  

 

Penanaman Ide/Inception 

 

Bukan sekali atau dua kali saja saat saat  kita bertemu teman lama kemudian terlibat 

percakapan dengannya yang akhirnya terjadilah gossip—kata ini berasal dari God’s 

lips, untuk menunjukkan kemahatahuan atau sebuah sikap yang berlagak paling tahu 

tentang pribadi dan urusan orang lain, atau bisa jadi merupakan singkatan makin 

digosok makin sip—di antara pertemuan itu. Gossip yaitu  sarana yang tepat dalam 

menanamkan inception pada orang yang akan kita santet, sehingga ia akan terus 

kepikiran dan pastinya akan berujung pada tindakan. Inception yang dilakukan secara 

tidak langsung atau halus akan lebih efektif dibandingkan dengan teknik 

menyebarkan fitnah—sengaja atau tidak disengaja—disaat meng-gossip. 

 

“Pada jaman fitnah ini, siapakah yang terlibat di dalam kubangan fitnah itu? Mereka 

yaitu  yang menyebarkan berita dan para pencari berita itu sendiri, berarti pada 

dasarnya semua orang yang ada di dalam jaringan internet.”—Syeikh Hamza Yusuf 

 

Saya pernah mendengarkan dua orang yang sedang meng-gossip, kawan lama yang 

datang ke rumahnya selama berjam-jam asyik bergossip-ria dan juga curhat. Kawan 

lamanya seorang wanita yang sudah beberapa bulan berhenti kerja dan tinggal 

suaminya saja yang masih belum memutuskan untuk berhenti bekerja, wanita ini 

mengeluhkan perihal perkataan sahabatnya yang pernah satu kantor, sahabatnya 

berkata, “Namanya suami kalau hanya dia yang bekerja mencari nafkah dan istrinya 

diam di rumah, maka dia tidak akan menghargai istrinya—suami akan banyak 

bertingkah, belagu dan banyak mengatur—beda halnya bila suami dan istrinya sama-

sama bekerja mencari nafkah.” Tanpa disadari orang yang menjadi lawan bicara 

gossip-nya tersebut terpengaruh, ide itu masuk ke kepalanya. Selepas kawannya 

pulang, kalimat inception tersebut terngiang-ngiang di kepalanya, hingga akhirnya ia 

 119 

berpikir bahwa suaminya-pun juga sedemikian sikapnya dan dapat memicu  

keributan rumah tangga yang tak jelas pemicu nya lantaran inception yang telah 

tertancap di pikiran bawah sadarnya. 

 

Penanaman inception juga sering kita jumpai saat pertemuan keluarga besar di hari 

raya, dimana kita lama tidak berjumpa dengan saudara jauh. Dan hal yang paling 

menyebalkan yaitu  bila kita mendengar kalimat inception yang dilontarkan tanpa 

rasa bersalah dari saudara kita atau teman kita yang telah lama tidak bertemu. Kalimat 

pembuka yang sangat menyebalkan dan tidak peduli dengan perasaan orang lain itu 

yaitu  semisal, “Kamu kelihatannya nambah gemukan ya?!”  

 

Bahkan ada juga yang berkata tidak sopan dan tidak peduli dengan perasaan orang 

lain dengan mengatakan kalimat, “Kerabat kamu yang itu, mobilnya sudah nambah 

satu lagi jadi 3, rumahnya juga sudah nambah satu lagi, totalnya jadi 5.” Ini yaitu  

kalimat pembuka saat terjadinya pertemuan kembali yang bisa membuat kita tidak 

nyaman, bukan sebab  tidak ikut bersenang hati mendengar kabar bahwa orang lain 

bertambah asset-nya namun, perbuatan membanding-bandingkan seperti ini bisa 

memicu  perpecahan rasa persaudaraan, dan memang yaitu  pekerjaan setan 

yang dapat memicu  rasa kedengkian, persaingan tidak jelas. Tidak heran jika 

jumlah pembelian kredit kendaraan bermotor menjelang hari raya biasanya meningkat 

drastis, sebab  mana tahan pulang dengan keadaan apa adanya?  

 

Yang perlu Anda ketahui, sebenarnya conton kalimat inception di atas yaitu  kalimat 

yang efeknya dapat meruntuhkan mental Anda, tanpa Anda sadari juga bahwa yang 

mengatakan tersebut memang sedang berusaha membuat Anda merasa buruk, merasa 

rendah, sehingga Anda akan bereaksi menyalahkan diri Anda sendiri ataupun 

pasangan Anda sehingga Anda akan tidak harmonis dengan pasangan Anda sendiri. 

Yang perlu Anda