sistem dajjal 9


 ama orang-orang Romawi untuk membunuhnya -namun mereka 

gagal:  

Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi 

(yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi 

mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang 

(pembunuhan) 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang 

dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang 

dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) 

yakin bahwa yang mereka bunuh itu yaitu  'Isa. Tetapi (yang sebenarnya), 

Allah telah mengangkat 'Isa kepada-Nya. Dan yaitu  Allah Maha Perkasa 

lagi Maha Bijaksana. (Qur'an: surat an-Nissa 157-158)  

Sayangnya, setelah mukjizat gaibnya Nabi 'Isa as, dan sebagai akibat 

pertentangan yang terjadi di antara para pengikut setia Nabi 'Isa as (the Nazarenes 

-yang kadangkala disebut sebagai "Judeo-Kristen", untuk membedakan mereka dari 

para pengikut Nabi 'Isa as yang tidak berasal dari bani Israel), dan para pengikut 

Paulus (yang setelah perdebatan selama empat abad berhasil mencip-takan, 

diantaranya, doktrin-doktrin Inkarnasi Tuhan dalam badan Nabi 'Isa as, Trinitas, Dosa 

Bawaan, dan Tebusan dan Pengampunan Dosa-dosa), maka banyak dari 

catatan-catatan keterangan saksi mata dari kehidupan dan ucapan Nabi 'Isa as, yang 

diperkirakan berjumlah sekitar tiga ratus, dimusnahkan -termasuk,. di antaranya, The 

Gospel of the Hebrews, the original Gospel of Barnabas dan the Gospel of Thomas 

-terutama setelah Sidang Nicea pada tahun 325 M, di mana saat itu resmi diputuskan 

bahwa Nabi 'Isa as yaitu  "anak laki-laki" Tuhan, dan sekaligus dipilih empat Gospel 

resmi oleh para Kristen aliran Paulus.  

Sebagaimana dijelaskan oleh Dr. Maurice Bucaille di artikel nya The Bible, The 

Qur'an, and Science, empat Gospel ini bukanlah keterangan saksi mata dan baru 

ditulis pada masa yang jauh kemudian:  

Catatan-catatan yang kita punya kini, setelah berbagai penyesuaian dari 

sumber-sumbernya, mulai muncul sekitar tahun 70 M, pada masa sebab  

kedua masyarakat yang bersaing itu sedang berseteru dengan sengit, dan 

pihak Judeo-Kristen berada di atas angin. Akibat Perang Yahudi dan 

jatuhnya Jerusalem pada tahun 70 M, keadaan berbalik. Kardinal Danie-lou 

menerangkan kemunduran itu, seperti ini:  

"Setelah para Yahudi dihujat di Kekaisaran, para Kristen mulai memisahkan 

diri dari mereka. Kemudian para Kristen yang berbangsa Yunani 

mengambil alih kepemimpinan: Paul, setelah meninggal, mendapatkan 

kemenangan; Kristen memisahkan diri secara politis dan sosiologis dari 

Yahudi: menjadi bangsa yang ketiga. Namun, budaya Judeo-Kristen masih 

terus berkuasa, sampai saat terjadinya pemberontakan Yahudi pada tahun 

140 M."  

Dari 70 M sampai sekitar 110 M Gospel-gospel dari Markus, Matius, Lukas 

dan Yohanes dibuat. Dokumen-dokumen itu bukanlah catatan tertulis 

Kristen yang pertama: surat-surat Paulus tertanggal jauh lebih awal. 

Menurut O. Culmann, kemungkinan besar Paulus telah menulis surat 

kepada para Thesscilonians pada tahun 50 M. Dan kemungkinan besar dia 

telah menghilang beberapa tahun sebelum selesainya Gospel Markus.  

Dr. Bucaille melanjutkan:  

Mengenai Gospel-gospel itu, seandainya tidak ada suasana perseteruan di 

antara masyarakat-masyarakat itu, tentu kita tidak akan ada 

catatan-catatan yang kita miliki kini. Catatan ini muncul sebab  perseteruan 

sengit sedang berlangsung antara kedua masyarakat itu. Catatan yang 

disebut Pastor Kannengiesser sebagai "catatan-catatan tempur" itu, 

muncul dari sebilangan tulisan tentang Nabi 'Isa as. Dan ini terjadi pada 

masa Kristen aliran Paulus telah benar-benar berjaya dan menciptakan 

kumpulan catatan-catatan resminya sendiri. Catatan-catatan itu dijadikan 

sebagai "Canon" (kanonisasi) yang mengutuk dan mengesampingkan 

semua dokumen-dokumen lain yang tidak sesuai garis kepahaman Gereja.  

Mengenai empat Gospel yang diterima secara resmi, dan tidak ada versi aslinya 

dalam bahasa Ibrani atau Aramaic, sebagaimana ditegaskan Dr. Bucaille, bahwa 

versi berbahasa Yunani tertuanya bertanggal setelah Sidang Nicea:  

Dokumen-dokumen yang sebelumnya, yaitu dokumen di atas lembar 

papirus dari abad ketiga Masehi dan satu lagi yang mungkin berasal dari 

abad kedua, hanya menyampaikan serpihan-serpihan kepada kita. Dua 

catatan tertua di atas perkamen, berbahasa Yunani dari abad keempat 

Masehi. Disebut "Codex Vaticanus", yang disimpan di perpustakaan 

Vatikan dan yang tempat penemuannya tidak diketahui, dan "Codex 

Sinaiticus", yang di temukan di bukit Tursina dan disimpan di museum 

Inggris di London. "Codex Sinaiticus" mengandung dua karya khayalan.  

Menurut The Ecumenical Translation, ada dua ratus limapuluh lembaran 

perkamen lainnya yang terpencar di seluruh dunia, yang terkini berasal dari 

abad kesebelas Masehi. Bagaimanapun, "Tidak semua versi Perjanjian 

Baru yang sampai kepada kita serupa." "Sebaliknya, mudah untuk 

membedakan perbedaan-perbedaan dalam derajat kepentingan yang 

bermacam-macam di antara mereka, tetapi bagaimanapun pentingnya hal 

itu, senantiasa ada dalam jumlah yang banyak. Sebagian mengandung 

perbedaan pada detil tata bahasa, kosa kata atau susunan kata. Pada 

tempat yang lain, dapat dilihat perbedaan antara manuskrip yang merubah 

makna seluruh halaman."  

Demikianlah, bukan saja mungkin -bahkan sangat mungkin -bahwa perubahan 

yang sangat berarti telah terjadi atas catatan asli sebeium Sidang Nicea, bahkan telah 

musnah seluruhnya, tetapi pada catatan-catatan tertanggal setelah Sidang Nicea pun 

tidak semuanya saling bersesuaian, sehingga tak mungkin ada kebenarannya, dan 

pasti juga telah diubah:   

Keaslian catatan, bahkan yang paling dimuliakan sekalipun, senantiasa 

bisa diperdebatkan. Satu contoh yaitu  The Codex Vaticanus. Pada 

fotokopi yang dikeluarkan Vatikan pada tahun 1965, terlampir catatan dari 

redaksinya yang memberitahukan kami bahwa, "beberapa abad setelah 

disalin (diperkirakan sekitar abad kesepuluh atau kesebelas), seorang juru 

tulis telah mempertebal semua huruf-hurufnya kecuali yang dia kira yaitu  

kesalahan." Ada beberapa bab-bab pada catatan di mana huruf-huruf asli 

dengan tinta coklat muda masih kelihatan, jelas kontras dengan bab-bab 

lain yang berwarna tinta coklat tua. Tidak ada petunjuk bahwa pemulihan 

tulisan-tulisan itu dilakukan dengan jujur. Lampiran itu menyambung, 

"berbagai tangan yang telah melakukan perbaikan dan penguatan pada 

catatan selama beberapa abad ini belum diketahui dengan jelas; tentunya 

beberapa perubahan telah terjadi sebab  tinta dipertebal." Seluruh catatan 

artikel -artikel  agama ini dikatakan berasal dari abad keempat. Namun apabila 

kita berkunjung ke sumber aslinya di Vatikan kita akan temukan bahwa 

banyak tangan mungkin saja telah melakukan perubahan pada catatan itu 

berabad-abad kemudian.  

Tentu, satu-satunya artikel  yang kini tidak ada yaitu  Injilnya 'Isa as, wahyu asli 

yang diterima beliau dari Allah, dalam bahasa asli seperti saat diwahyukannya, 

sehingga dengannya keaslian dan ketepatan semua terjemahan dan tafsiran darinya 

dapat dipastikan dan dinilai merujuk kepadanya kapan saja diperlukan.   

Ini bukan berarti bahwa tidak ada kebenaran sama sekali pada artikel -artikel  

pegangan para Yahudi, para Yahudi yang bukan Yahudi, dan para Kristen itu. Ada 

juga kebenaran padanya, dan barangkali sebagian kandungannya tepat dengan 

artikel -artikel  aslinya yang diwahyukan kepada para nabi masing-masing. Tetapi artikel  

ini  jelas tidak mengandung seluruh kebenaran, dan selain telah disensor, dusta 

nyata juga telah disisipkan padanya. Sehingga tidak mungkin dipercaya seluruhnya. 

Dan puncaknya, seandainya kitab Taurat asli dan kitab Injil asli masih ada, al-Qur'an 

sudah membatalkannya.  

Taurat asli, sebagaimana yang diwahyukan kepada Nabi Musa as sudah tidak 

ada. Injil asli, atau Gospel, sebagaimana yang diwahyukan kepada Nabi 'Isa as sudah 

tidak ada. Dan mereka yang menerima perikehidupan nabi-nabi ini secara 

berkesinambungan dari orang ke orang, telah lama meninggal. Mata rantai 

penyebaran dari Nabi Musa dan 'Isa as telah putus dan punah. Sekalipun anda 

dengan penuh ikhlas menghendakinya, anda tidak bisa mengikuti perikehidupan dan 

peribadatan yang diejawantahkan oleh Nabi Musa dan 'Isa as -ataupun para 

pembawa artikel  asli Weda dan Budha -dan masyarakat yang telah terbentuk di 

sekeliling mereka, sebab  pola kehidupan itu telah hilang selamanya, dan pola-pola 

palsu lain telah ditempatkan menggantikannya, atas nama mereka dan atas nama 

Tuhan. Tidak ada jalan kembali ke zaman-zaman itu. Yang selamat hingga kini 

hanyalah perikehidupan dan peribadatan yang telah diejawantahkan nabi Muhammad 

saw, yaitu jalan Muhammad.   

Qur'an yaitu  satu-satunya bimbingan Kenabian di bumi yang belum diubah, 

ditambah, atau dikurangi walau sehuruf pun. Qur'an dicatat sebagaimana 

diwahyukan. Qur'an dihafalkan di hati dan dituliskan langsung sebab  wahyu 

diturunkan. Nabi Muhammad saw -yang buta huruf, tak dapat membaca dan menulis 

-memerintahkan para penulis Qur'an untuk tidak menuliskan apa pun selain Qur'an, 

demi menghindari perancuan antara Qur'an dengan apa yang Nabi sabdakan pada 

aneka peristiwa keseharian. Penghantaran wahyu-wahyu Qur'an telah sempurna 

sebelum Nabi Muhammad saw wafat. Dan hanya dalam masa duapuluh tahun setelah 

beliau wafat seluruh catatan Qur'an dikumpulkan, disahkan, dan diteliti oleh para 

penghafal Qur'an -istimewanya, sejak saat itu hingga kini jumlah Muslim yang hafal 

seluruh Qur'an di hati kian bertambah,  

Allah telah menjanjikan bahwa Qur'an akan tetap utuh hingga kiamat. Tiaak ada 

keraguan di dalamnya. Mutlak bisa dipercaya. Bahkan para kafir tercerdas yang 

konon terpelajar dan para orientalis, belum pernah berhasil mencemarkan-nya. Allah 

berfirman di Qur'an bahwa, jika anda tidak yakin bahwa Qur'an berasal dari Allah, 

maka cobalah menulis yang serupa dengan Qur'an. Tak seorang pun pernah 

menjawab tantangan ini -dan mereka tak akan pernah bisa. Allah berfirman di Qur'an 

bahwa, walaupun seluruh manusia dan seluruh jin bergotong-royong, mereka tetap 

tak akan mampu membuat yang setara Qur'an.  

Nabi Muhammad saw bersabda:  

Allah menurunkan Qur'an ini untuk memerintah dan melarang, seperti 

Sunnah untuk diikuti dan sebagai ibaratnya. Ini mengandung sejarah kalian, 

keterangan tentang apa yang terjadi sebelum kalian, kabar tentang apa 

yang akan terjadi pada kalian dan petunjuk yang benar untuk kalian. 

Pengulangannya tidak akan menjemukan dan keajaibannya tak berakhir. 

Qur'an yaitu  Kebenaran. Bukan lelucon. Siapa pun yang membacanya 

mengucapkan kebenaran. Siapa pun yang menghakimi dengannya akan 

adil. Siapa pun yang berdalih dengannya akan menang. Siapa pun yang 

membagi dengannya akan seimbang. Siapa pun yang beramal dengannya 

akan mendapat pahala. Barang siapa yang berpegang erat dengannya 

akan dibimbing ke jalan yang lurus. Allah akan menyesatkan siapa pun 

yang mencari petunjuk selain dari Qur'an. Allah akan menghancurkan siapa 

pun yang menghakimi dengan selainnya. Qur'an yaitu  Dzikir138 yang Arif, 

Nur139 yang Bening, Jalan yang Lurus, Tali yang Teguh kepada Allah dan 

Penyembuh yang Terbaik. Qur'an yaitu  perlindungan bagi yang 

berpegang padanya, dan penolong bagi yang mengikutinya, Tidak bengkok 

hingga meluruskan segala perkara. Tidak menyimpang hingga jadi 

terkutuk. Keajaibannya tak pernah habis. Qur'an tidak akan menjemukan 

sebab  diulang-ulang. (diriwayatkan oleh At-Tirmidzi)  

Bahkan, tidak hanya Qur'an, namun juga perikehidupan Nabi saw dan 

masyarakat yang terbentuk di sekeliling beliau, semuanya telah dipelihara dan 

dipancar-teruskan dari orang ke orang, yang merupakan mata rantai penyebaran 

yang tak putus-putus hingga sekarang. Nabi Muhammad saw bersabda bahwa 

penyebaran itu akan terus berlanjut hingga mendekati kiamat, sebab  tak tersisa satu 

pun Muslim di muka bumi.  

Jika anda yakin kepada Allah dan ingin menyembahNya, dengan cara yang 

sesuai dengan kehendakNya, seperti yang ditunjukkan Allah melalui para NabiNya. 

Maka anda harus mencarinya di Qur'an dan Hadits, dan mengikuti jalan hidup Nabi 

                                                          

138

 Dzikir diambil dari dzikr, artinya: mengingat Allah; menyebut Allah. Semua bentuk ibadat kepada 

Allah yaitu  dzikir. Akarnya yaitu  bersaksi atas ke-Esa-an Allah (bershyahadat), bersujud 

kepadaNya (shalat), berpuasa (shaurn), berbagi kepada yang memerlukan (zakat dan shadaqah). 

dan berhaji (perjalanan persaksian ke Mekah) Membaca Qur‟an yaitu  "hati"nya dzikir dan 

menyebut Nama yang Tunggal, yaitu ALLAH, yaitu  penutupnya. 

139

 Nur: cahaya. Allah berfirman di Qur‟an bahwa Ia yaitu  Nur segala langit dan Nur segala bumi. 

Muhammad saw, yaitu transaksi kehidupan Islam yang hidup. Putuskan pilihan anda 

sekarang juga.   

Dari seratus duapuluh empat ribu Nabi as yang diutus Allah, masing-masing 

diutus pada masa tertentu di sepanjang sejarah kemanusiaan. Ada beberapa yang 

diutus kepada sekelompok orang, ada beberapa yang di utus kepada kaum tertentu, 

ada beberapa yang diutus kepada bangsa tertentu, dan hanya satu yang diutus 

kepada seluruh dunia. Contohnya Nabi Nuh as, di masa banjir besar itu, beliau hanya 

mempunyai sembilan belas pengikut, padahal beliau hidup selama sembilan ratus 

lima puluh tahun. Nabi Musa as dan Nabi 'Isa as hanya diutus kepada Bani Israel, jadi, 

apa-apa saja maksud dan kelakuan para Yahudi yang bukan Yahudi berserta para 

Kristen yang bukan keturunan Bani Israel itu, tentulah hanya Allah yang Tahu. 

Hanyalah Nabi Muhammad saw yang diutus bersama petunjuk, kabar gembira dan 

peringatan, kepada seluruh manusia yang hidup sejak Qur'an diwahyukan padanya 

hingga kiamat.  

Masa-masa para Nabi sebelum masa Nabi Muhammad saw, telah lama berlalu. 

Khalayak yang terutuskan Nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad saw diutus pun telah 

lama mati. Sekarang yaitu  masa untuk mengikuti jalan hidup Nabi Muhammad saw. 

Beliau diutus kepada umat manusia yang pernah hidup dalam rentang masa seribu 

empat ratus tahun yang lalu, yang hidup sekarang, dan yang akan hidup di antara kini 

hingga kiamat.  

Satu-satunya cara untuk mengikuti pola hidup Kenabian di zaman sekarang, 

yaitu  dengan mengikuti cara hidup Nabi Muhammad saw, dan keluarganya, dan 

para sahabatnya, dan semua yang mengikuti beliau. sebab  cara hidup Nabi 

Muhammad saw, yaitu  satu-satunya cara kehidupan Kenabian yang masih 

terpelihara utuh hingga sekarang, dan akan tetap lestari hingga ke saat-saat 

mendekati kiamat. Yaitu sehingga tiba saatnya Allah mencabut arwah, nyawa seluruh 

Muslimin yang hidup di masa itu, hingga yang tersisa hanyalah orang-orang yang 

hidup seperti binatang sampai tiba saat kiamat.  

Nabi Muhammad saw yaitu  Nabi yang pertama140 dan yang terakhir. Beliau 

telah ada sebab  Adam masih berupa campuran air dan lempung. Beliaulah Nabi 

terakhir, penutup para Nabi, yang dengan Qur'an membenarkan semua 

petuah-petuah yang disampaikan para Nabi sebelumnya, dan juga membatalkan dan 

menyempurnakan petuah-petuah ini . Qur'an mencakup dan melebihi seluruh 

ajaran-ajaran para Nabi terdahulu.  

Qur'an yaitu  kamusnya kehidupan, dan pengarang, penerbit dan penyalurnya 

yaitu  Allah, Dia-lah perintis segala sesuatu yang nampaknya ada, dan kepada 

Nya-lah semua yang nampak ada akan berpulang. sebab  Nabi Muhammad saw 

merupakan penghayatan Qur'an, beliau yaitu  Qur'an berjalan, maka hanya 

beliaulah manusia yang lengkap dan sempurna yang pernah ada di kehidupan -dan 

beliau tidak dapat diserupakan dengan Allah, sebab  Allah itu Esa, sendiri tanpa 

sekutu.  

Allah yaitu  khazanah yang tersembunyi, Dia menghendaki Dirinya dikenali 

maka Dia menciptakan Semesta. Sebelum ada waktu dan ruang, sebab  hanya ada 

Allah, Allah mengambil sebagian dari Nur Nya dan berfirman, "Jadilah Muhammad!" 

                                                          

140

 Dalam islam kita berkeyakinan bahwa Nabi pertama yaitu  Nabi Adam a.s, sedangkan penulis 

meyakini adanya nur Muhammad. (localholic). 

Nur-nya Muhammad menjadi sumber diciptakannya segala sesuatu yang mewujud di 

alam gaib dan di alam yang nyata, yang bisa ditangkap panca indera. Makhluk 

sumber pertama yang diciptakan yaitu  manusia yang Nabi, yaitu Muhammad saw.  

Sejak itulah dari nurnya Muhammad semua mahkluk yang diciptakan Allah telah 

menjelma, masih menjelma dan akan terus menjelma hingga kiamat, baik di alam gaib 

maupun di alam nyata. Segala sesuatu diciptakan dari Nur Muhammad 141 . Nur 

Muhammad berasal dari Nur Allah. Hanya Allah yang ada. Segala sesuatu yang ada 

dalam waktu dan ruang hanyalah bayangan, bukan yang sesungguhnya. Jangan 

mengutuk waktu dan ruang, sebab  Itulah Allah. Kemanapun anda memandang, di 

sanalah wajah Allah. Semua akan punah kecuali wajah Allah. Allah yaitu  Dia yang 

ada sebelum adanya Semesta, dan hanya Dia yang lestari. Yang ada hanyalah Allah.  

Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah yaitu  Tuhan yang 

bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula 

diperanakan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia" (Qur'an: 

surat al-Ikhlas 1-4)  

Hakikat para Nabi as yaitu , bahwa Nabi penerus hanya diutus sebab  ajaran 

Nabi yang sebelumnya telah punah. Seluruh ajaran-ajaran para Nabi yang ter-dahulu 

sudah punah, kecuali ajaran Nabi Muhammad saw, Nabi Muhammad saw yaitu  

Nabi terakhir sebelum kiamat. Jika anda ingin mengikuti jalan para Nabi, anda tidak 

punya pilihan lain kecuali mengikuti jalan hidup Nabi Muhammad saw. Putuskan 

pilihan anda sekarang juga, dan sesungguhnya ini pilihan yang sangat mudah, namun 

sulit diamalkan.  

Nabi Muhammad saw bersabda, bahwa, akan tiba masa di mana memeluk 

transaksi kehidupan Islam yang hidup serasa memegang bara api. Masa itu sudah 

tiba. Para penguasa sistem kafir, yaitu sistem Dajjal, membuat berpegang pada cara 

hidup Islam jadi susah. Ini yaitu  ujian dari Allah. Semakin Allah mencintai 

seseorang, maka semakin banyak Allah mengujinya. Tak seorang pun yang diuji 

seberat Nabi Muhammad saw, sebab  tak seorang pun yang lebih dicintai Allah 

dibanding Nabi Muhammad saw.  

Hakikat para Nabi yaitu , bahwa mereka semua berangkat dari Allah, dan 

mereka semua membawa pesan yang sama, sebab  hanya ada Satu Allah yang 

mengetahui dan yang membenarkan, dan sebab  hakikat kehidupan yang semuanya 

bersumber dari Allah itu, asasnya selalu sama. Ini bermakna bahwa tidak ada 

persaingan di antara para Nabi, sebab  mereka semua membenarkan Hakikat yang 

Satu, Allah. Begitu juga sesungguhnya tidak ada persaingan diantara awliya, sebab  

mereka menyaksikan bahwa yang ada hanya Allah. Kepahaman, yang memahami 

dan yang dipahami yaitu  Satu. Hanya Muslimin yang memahami ini. Itulah mengapa 

hanya Muslim yang mengakui dan tidak membeda-bedakan seluruh seratus dua 

puluh empat ribu Nabi.  

Tidak ada cara lain untuk menghamba kepada Allah, kecuali dengan cara yang 

dikehendakiNya, yaitu dengan mengikuti cara hidup Nabi Muhammad saw. Hanya 

dengan cara ini anda dapat membenarkan dan memahami hakikat kehidupan yang 

sesungguhnya. Hanya cara ini yang membuat anda mengenal diri sendiri -dan 

sesungguhnya siapa yang mengenal dirinya sendiri, berarti dia mengenal Rabb-nya. 

Seluruh Semesta tidak dapat memuat Allah, namun hati orang yang yakin pada Allah, 

                                                          

141

 Nur Muhammad: cahaya ruhani Nabi Muhammad saw 

dapat memuat Allah. Dan cara untuk membenahi hati yaitu  cara hidup Nabi 

Muhammad saw.   

Anda bisa berpihak pada sistem kafir, yaitu sistem Dajjal, atau menentangnya. 

Jika anda menentangnya, berati anda berada di jalan Islam. Jika anda tidak 

mengingkari jalan Islam -dan anda harus mencari hakikatnya, sebab  jalan Islam tidak 

seperti yang digambarkan sistem pendidikan dan sistem media -maka anda 

diperuntukkan bagi jalan Islam. Tak seorang pun bisa membawa anda ke dalam 

Islam, dan tak seorang pun bisa menjauhkan anda dari Islam.   

Allah yaitu  sebagaimana prasangka hambaNya, kita semua yaitu  

hamba-hamba Allah, dan di dasar sanubari kita menyadari ini. sebab  sebab  Allah 

menciptakan kita dari nurnya Muhammad, Allah berhrman pada seluruh arwah, atau 

nyawa, dari seluruh manusia yang akan pernah datang dan pergi dari kehidupan, 

"Bukankah Aku Rabb kalian?" -'Alastu bir'Rabbikum?" kemudian semua menjawab 

"Ya kami bersaksi" -"Balaa syahidna." Pertanyaan dan jawaban ini selalu bergema di 

hati setiap manusia. Di dasar sanubari, siapa pun yang mu'min mengingat ini 

-sedangkan siapa pun yang kafir mengingkari ini dan berpura-pura itu tak pernah 

terjadi.  

Satu-satunya cara untuk menyadari penghambaan kita kepada Allah secara 

mutlak -dan artinya anda tidak akan menghamba pada siapa pun atau apa pun yang 

seolah-olah ada selain Allah -yaitu  dengan mengikuti jalan hidup Nabi Muhammad 

saw, hamba Allah yang sempurna. Nabi Muhammad saw begitu suci, hingga tidak 

berbayang diterpa sinar matahari. Bila beliau tertawa cahaya memantul di segenap 

dinding. Keringatnya berwangi kasturi. Beliau selalu terbenam dalam zikir pada Allah 

di setiap waktu dan keadaan. Beliau selalu merasa dirinya hina di hadirat Allah. Dialah 

manusia yang lengkap dan sempurna, sebab  itulah cara beliau yaitu  cara yang 

terbaik. Tidak ada teladan yang lebih baik untuk menjadi manusia kecuali Muhammad 

saw.  

Tanyakanlah sekarang juga pada diri anda sendiri, pertanyaan-pertanyaan yang 

pasti akan ditanyakan padamu setelah anda mati. Siapa yang engkau sembah? Siapa 

teladanmu? Apa sumber petunjukmu? Apa cara hidupmu? Putuskan pilihan anda 

sekarang juga.   

Tidak diketahui kapan tepatnya si Dajjal muncul. Tidak diketahui pula kapan 

tepatnya Mahdi datang, pemimpin yang terbimbing kebenaran bagi seluruh Muslim, 

yang menapaki jejak langkah Nabi Muhammad saw.  

Telah disampaikan oleh awliya di jaman ini, bahwa Dajjal dan Mahdi sudah hidup 

di bumi ini menandakan bahwa pertemuan mereka akan terjadi tidak lama lagi, berarti 

juga bahwa saat kebangkitan kembali Nabi 'Isa as segera tiba -namun hanya Allah 

yang tahu pasti kapan saatnya. Semua bisa terjadi semasa anda masih hidup atau 

setelahnya.    

Yang kita sama-sama pahami yaitu , pada pokoknya, sebab  anda hidup di bumi 

ini, hanya ada dua macam dasar cara hidup. Anda mengikuti jalan Kufr, atau 

menempuh jalan Islam.   

Abu Hurairah ra mengabarkan:  

Nabi Muhammad saw bersabda, "Para Nabi bersaudara; Ibu-ibu mereka 

berbeda namun perikehidupan mereka satu. Aku yaitu  yang terdekat 

kepada 'Isa putera Maryam, sebab  tidak ada Nabi lain di antara beliau 

dengan aku. Dia akan datang lagi, dan sebab  melihatnya, kalian akan 

mengenalinya. Tingginya sedang, kulitnya putih, kemerahan. Dia akan 

mengenakan dua lembar pakaian, rambutnya akan nampak basah. Dia 

akan menghancurkan salib, membunuhi babi, menghapus jizya, mengajak 

manusia kepada Islam. Pada masa beliau, beliau akan mengakhiri semua 

agama dan sekte selain Islam, dan beliau akan menghancurkan Dajjal. 

Kemudian akan berlaku kedamaian dan keamanan di bumi, sehingga singa 

akan merumput bersama unta, macan bersama sapi, dan serigala bersama 

kambing; kanak-kanak akan bermain dengan ular tanpa bahaya. Nabi 'Isa 

akan menetap selama empat puluh tahun lalu wafat, dan para Muslim akan 

mendoakan beliau." (diriwayatkan oleh Ibnu Hanbal)  

An-Nuwas bin Sam'an ra mengabarkan:  

Suatu pagi Nabi saw bercakap tentang Dajjal. Kadang beliau 

menerangkannya sebagai perkara remeh, dan terkadang beliau 

menerangkannya dengan begitu mengerikan, hingga kami menyangka 

bahwa Dajjal ada di rimbunan pohon kurma dekat kami. sebab  kemudian 

kami menghadap kepada beliau, Nabi membaca ketakutan di wajah-wajah 

kami, dan bertanya, "Kenapakah kalian?" Kami berkata, "Ya Rasul Allah, 

pagi ini engkau telah bercakap tentang Dajjal, kadang engkau 

menerangkannya sebagai perkara remeh, dan terkadang engkau 

menerangkannya dengan begitu mengerikan, hingga kami menyangka 

bahwa Dajjal ada di rimbunan pohon kurma dekat kami."  

Nabi saw bersabda, 'Aku khawatir untuk kalian dalam perkara-perkara 

selain Dajjal. Kalau dia muncul di saat aku masih bersama kalian, aku akan 

melawannya demi kalian. Namun bila dia muncul sebab  aku tidak bersama 

kalian, maka setiap orang harus membela diri masing-masing, dan Allah 

akan melindungi semua Muslim demi aku. Dajjal akan muncul sebagai 

pemuda, rambutnya pendek dan meliat-liut, satu matanya mengambang. 

Bagiku dia nampak seperti Abdal-'Uzza bin Qatan. Siapa pun dari kalian 

yang masih hidup hingga melihatnya harus membaca ayat142 permulaan 

surat al-Kahfi. Dajjal akan muncul di antara Siria dan Irak, dan dia akan 

menciptakan kerusakan di mana-mana. Wahai hamba-hamba Allah, 

teguhlah pada Jalan Kebenaran.'  

Kami berkata, "Ya Rasul Allah, di hari yang seperti setahun, akan cukupkah 

shalat yang sehari?" Nabi menjawab, "Tidak, kalian harus memperkirakan 

waktu dan melaksanakan seluruh shalat-shalatnya."  

 Kami bertanya "Ya Rasul Allah, seberapa cepatkah langkahnya di bumi?" Nabi 

menjawab, "Secepat awan tertiup angin. Dajjal akan datang pada suatu kaum dan 

menyeru mereka (kepada agama palsu), mereka akan percaya padanya dan 

menaatinya. Maka dia akan menyuruh langit dan turunlah hujan, dia akan menyuruh 

bumi dan tumbuhlah hasil panen. Dan setelah memakan hasil panen itu, ternak 

mereka akan pulang kandang dengan susu penuh dan badan gemuk. Kemudian 

Dajjal akan datang kepada kaum yang lain dan menyeru mereka (kepada agama 

palsu), namun mereka menolak seruan itu. Maka Dajjal akan meninggalkan mereka; 

                                                          

142

 Ayat diambil dari bahasa Arab ayah, maksudnya: sebuah istilah atau susunan kalimat di dalam 

al-Qur'an, juga berarti tanda, baik secara bahasa maupun kenyataan. Contoh: ada ayat-ayat di din 

kita dan di cakrawala (di alam). 

dan mereka akan menderita kelaparan dan kemiskinan. Lalu Dajjal akan melewati 

daerah tandus dan berkata, "Keluarkan khazanah-khazanahmu", maka keluarlah 

kekayaan bumi seolah serombongan lebah. Lalu dia memanggil seseorang yang 

muda belia; dia akan membelah dua orang ini  dengan pedang, dan menjauhkan 

dua bagian tubuh itu sejauh jangkauan anak panah. Kemudian dia akan memanggil 

pemuda itu, dan pemuda itu akan datang berlari sambil tertawa.  

Pada saat itulah, Allah akan mengirimkan al-Masih putera Maryam, dia akan 

turun dari menara putih di timur Damaskus, dia mengenakan dua lembar pakaian 

yang dicelup safron, dia meletakan kedua tangannya di sayap dua malaikat. sebab  

dia menundukan kepalanya, butir-butir keringat akan berjatuhan, dan sebab  dia 

mengangkat kepalanya, butiran seolah mutiara akan bertaburan darinya. Setiap kafir 

yang menghirup wangi beliau akan mati, dan nafasnya akan mencapai sejauh 

pandangan matanya. 'Dia akan mencari-cari Dajjal hingga ditemukan di gerbang Ludd 

(menurut Bibel: Lydda, kini disebut Lod), di sanalah Nabi 'Isa as membunuh Dajjal.  

"Kemudian kaum yang telah dilindungi Allah akan mendatangi 'Isa putera 

Maryam, dan dia akan menyapu wajah-wajah mereka (artinya menyapu bekas-bekas 

penderitaan di wajah mereka), dan menyampaikan pada mereka tentang derajat 

mereka di Jannah1. Pada saat itu Allah akan berfirman pada 'Isa, 'Aku telah 

menghadirkan beberapa pelayan-pelayan Ku yang tak seorangpun dari mereka 

mampu berperang. Selamatkan pelayan-pelayan Ku ini ke at-Tur."  

Kemudian Allah akan menurunkan Gog dan Magog, mereka akan bergerombol 

turun dari setiap lereng. Yang pertama dari mereka akan melewati Danau Tiberia, dan 

akan meminum sebagian airnya; kemudian yang terakhir dari mereka akan melewati 

danau yang sama dan berkata, "Biasanya di sini ada airnya." 'Isa Nabi Allah, dan para 

sahabatnya akan dikepung sehingga, bagi mereka sebuah kepala sapi lebih berharga 

dari-pada seratus dinar bagi kalian sekarang.  

Kemudian 'Isa dan para sahabatnya akan berdoa kepada Allah, dan Allah akan 

mengirimkan serangga-serangga yang akan menggigit leher-leher Gog dan Magog, 

hingga esok paginya mereka semua musnah habis. Kemudian 'Isa dan para 

sahabatnya akan keluar, dan menyaksikan bahwa tidak ada satupun sudut atau celah 

yang terbebaskan dari bau amis busuk mereka. Kemudian 'Isa dan para sahabatnya 

akan berdoa lagi kepada Allah, dan Allah akan mengirimkan burung-burung sebesar 

leher unta; burung-burung itu akan mencengkram bangkai-bangkai Gog dan Magog, 

dan melemparkannya kemana pun sekehendak Allah. Kemudian Allah akan 

menurunkan hujan yang tidak bisa dielakkan oleh satu pun rumah atau tenda, dan 

bumi akan terbilas, hingga nampak seolah cermin.   

Kemudian bumi akan diperintahkan untuk mengeluarkan buah-buahan dan 

mengembalikan keberkahannya. Pada hari itu, sekelompok orang akan 

dapat kenyang memakan sebuah delima dan bernaung di bawah kulitnya 

(artinya buah itu begitu besar). Seekor unta perah akan mengeluarkan susu 

sedemikian banyaknya, sehingga seluruh bangsa akan dapat 

meminumnya; seekor sapi akan mengeluarkan susu sedemikian 

banyaknya, sehingga seluruh suku akan dapat meminumnya; seekor 

kambing akan mengeluarkan susu sedemikian banyaknya, sehingga 

seluruh keluarga akan dapat meminumnya. Pada saat itu, Allah akan 

menghembuskan angin yang nyaman, yang akan menyejukan mereka 

bahkan hingga ke sela-sela ketiaknya, dan angin ini yang akan mencabut 

nyawa setiap Muslim. Yang tersisa hanyalah orang-orang yang paling jahat, 

mereka akan bersetubuh seperti bagal; maka Kiamat akan datang 

menimpa mereka." (diriwayatkan oleh Muslim)  

Ibn Mas'ud ra mengabarkan:  

Nabi saw bersabda, "Pada malam Isra 143  (Perjalanan Malam), aku 

berjumpa dengan ayahku Ibrahim, Musa dan 'Isa, dan mereka 

membicarakan tentang Kiamat. Persoalan ini pertama diajukan kepada 

Ibrahim, lalu kepada Musa, dan keduanya bersabda, Aku tidak punya ilmu 

mengenainya.' Kemudian persoalan itu diajukan kepada 'Isa, dan dia 

berkata, Tak seorang pun mengetahui saatnya kecuali Allah; apa yang 

Tuhanku ceritakan pada ku yaitu  bahwa akan muncul Dajjal, dan sebab  

Dajjal melihatku dia akan meleleh bak timah. Allah akan membinasakan 

Dajjal sebab  dia melihatku, Para Muslim akan berperang dengan kafirun, 

bahkan pohon dan batu akan berkata, 'Hai Muslim, di sini ada kafir 

bersembunyi di balik saya -kemari dan bunuhlah ia!' Allah akan 

menghancurkan kafirun, dan orang-orang akan pulang ke persadanya. 

Kemudian Gog dan Magog muncul dari segenap penjuru, memakan dan 

meminum segala yang mereka temukan. Orang-orang akan mengadu 

kepadaku maka aku berdoa kepada Allah dan Dia akan memusnahkannya, 

sehingga bumi dipenuhi bau amis mereka. Allah akan menurunkan hujan 

yang akan menyapu bangkai-bangkai mereka ke laut. Tuhanku 

menceritakan padaku bahwa sebab  semua ini terjadi, maka Kiamat sudah 

sangat dekat, seperti wanita hamil yang hampir melahirkan, namun 

keluarga wanita itu tidak mengetahui kapan tepatnya dia melahirkan.'" 

(diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal) Sebagai kesimpulan, si Dajjal sendiri 

akan menjadi pengejawantahan puncak dari segala sesuatu yang 

mencirikan jalan kufr. Mahdi akan menjadi pengejawantahan puncak dari 

segala sesuatu yang mungkin diikuti manusia dalam jalan Islam -sebab  

hanya Nabi Muhammad saw yang mampu secara utuh menjadi Qur'an 

berjalan. sebab  dua kutub ini bertemu, setiap orang akan memilih -dan 

sebab  'Isa datang lagi, dan pertempuran puncak itu telah terselesaikan, 

maka pilihannya malah akan semakin jelas.  

Bagaimanapun juga, semua itu terletak di masa depan, sedangkan sementara 

ini setiap orang sudah punya pilihan, pilihan yang sama, antara iman atau kufr.  

Tidak mungkin menangguhkan pemilihan itu, sebab  anda telah mengetahui 

pilihan itu sekarang. Putuskan pilihan anda sekarang juga.   

Qur'an sebening kristal dalam menampakkan apa yang akan terjadi sebab  dua 

kutub itu bertemu: Allah akan memberikan kemenangan kepada siapa yang yakin 

pada Allah, atas mereka yang menolak Allah. Qur'an sebening kristal dalam 

menampakkan apa yang akan anda alami setelah mati. Jika anda yakin kepada Allah 

dan mengikuti cara hidup NabiNya Muhammad saw, berarti anda untuk Taman. Bila 

anda menolak Allah dan menolak cara hidup NabiNya Muhammad saw, berarti anda 

untuk Api. Selama-lamanya. Putuskan pilihan anda sekarang juga.  

Begitu anda mengetahui tentang jalan hidup Muhammad, yaitu transaksi 

kehidupan Islam yang hidup, maka tiada lagi transaksi hidup yang diterima oleh Allah. 

                                                          

143

 Jannah: Taman, yaitu tujuan dan tempat peristirahatan terakhir bagi para Muslim, tentu setelah 

melalui Hari Pengadilan (atau Hari Keadilan. di Alam Mizan 

Tentu transaksi hidup di samping Allah yaitu  Islam. Putuskan pilihan anda sekarang 

juga.   

'Umar ra mengabarkan:  

Suatu hari sebab  kami sedang duduk bersama Rasulullah saw, 

datanglah seorang pria berpakaian sangat putih dan berambut sangat 

hitam; tak terlihat bekas-bekas perjalanan pada dirinya dan tak seorang pun 

mengenalinya. Dia berjalan dan duduk di hadapan Nabi saw. Merapatkan 

lututnya pada lutut Nabi, dan meletakan telapak tahgannya di paha Nabi, 

dia berkata, "Ya Muhammad, terangkan padaku tentang Islam."  

Rasulullah saw, bersabda, "Islam itu bersaksi bahwa tiada tuhan selain 

Allah dan bahwa Muhammad yaitu  utusan Allah; mendirikan shalat; 

membayar zakat; berpuasa di bulan Ramadhan; dan menunaikan Haji jika 

anda mampu."  

Orang itu berkata, "Engkau berkata benar." Dan kami semua heran 

sebab  dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Lalu dia berkata, 

"Terangkan padaku tentang Iman."  

Nabi bersabda, "Yaitu iman pada Allah, para malaikatNya, 

kitab-kitabNya, Nabi-nabiNya, pada Hari Akhir, pada Takdir baik dan 

buruk." Orang itu berkata, "Engkau berkata benar." Lalu Orang itu berkata, 

"Maka terangkan padaku tentang Ihsan 144 ." Nabi bersabda, "Yaitu 

menyembah Allah serasa engkau melihatNya, dan walau engkau tak 

melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu." Orang itu berkata, "Maka 

terangkanlah padaku tentang saat Kiamat." Nabi bersabda, "Yang ditanya 

tidak lebih tahu dari yang bertanya." Orang itu berkata, "Terangkanlah 

tanda-tandanya." Nabi bersabda, "sebab  hamba perempuan melahirkan 

majikannya; dan engkau akan menyaksikan penggembala miskin, tanpa 

sandang, dan bertelanjang kaki, berlomba-lomba membangun 

gedung-gedung tinggi," Kemudian orang itu berlalu, dan aku menunggu 

sesaat, lalu Nabi bersabda, "Wahai 'Umar, tahukah kamu siapa pria itu?"  

Aku menjawab, 'Allah dan RasulNya lebih tahu." Nabi bersabda, "Itulah 

Jibril, dia datang untuk mengajarkan padamu din-mu." (diriwayatkan oleh 

Muslim)  

Dari Abu Abdullah Jabir ra putera dari Abdullah al-Ansari ra:  

Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw, 'Apakah menurut engkau, 

bila aku melaksanakan shalat-shalat wajib, berpuasa Ramadhan, 

menghalalkan apa yang dihalalkan dan mengharamkan apa yang 

diharamkan, dan tak melakukan di luar batasan itu, maka aku akan masuk 

Taman?"  

Beliau bersabda, "Ya." (diriwayatkan oleh Muslim)  

Yahya menyampaikan padaku dari Malik bahwa dia mendengar Rasulullah saw 

bersabda, 'Aku tinggalkan dua perkara bersama kalian. Selama kalian berpegang 

                                                          

144

 Keadaan ruhani seorang mu'min yang senantiasa sadar akan kehadiran Allah, dan beramal sesuai 

dengan kesadarannya. Ihsan berarti beribadat kepada Allah seolah melihatNya, paham bahwa 

walau Ia tak terlihat, Ia melihatmu.  

teguh padanya, kalian tidak akan tersesat. Yaitu Kitab Allah dan Sunnah NabiNya." 

(diriwayatkan oleh Malik bin Anas)   

Anda berada dalam perjalanan. Perlintasan anda di dunia ini hanya bagian 

singkat dari perjalanan itu, bagaikan orang yang memasuki sebuah ruangan, 

melintasinya, lalu keluar dari pintu lainnya; atau bagaikan penunggang unta yang 

mendatangi pohon, bernaung di bawahnya satu atau dua saat, kemudian melanjutkan 

perjalanannya.  

Allah berfirman dilam Qur'an bahwa manusia akan ditanya berapa lama ia hidup 

di dunia ini, maka mereka akan menjawab bahwa mereka hanya tinggal sebentar 

sekali, mungkin hanya sehari atau setengah hari.  

Nabi Muhammad saw bersabda bahwa, anda harus menjadi anak-anak dunia 

berikutnya, bukan dunia yang sekarang, sebab  dunia ini meninggalkanmu dan dunia 

nanti mendatangimu. Beliau juga bersabda, "Cintailah siapa pun yang kau kehendaki, 

mereka pasti akan mati. Lakukanlah apa yang kau kehendaki, kalian akan diadili 

sesuai dengannya."  

Putuskan pilihan anda sekarang juga.  

Ikutilah nurani anda. Lakukan apa yang bisa. Anda akan tergiring pada apa yang 

anda cintai, Anda akan ditolak oleh apa yang anda benci. Anda akan melakukan apa 

yang harus anda lakukan. Jangan mengingkari hati anda. Tak seorang pun bisa 

mengganti takdir anda, Hanya saat ini yang mengetahui apa jadinya saat ini. Dan 

mengenai sisa umur anda yang belum tersibak, saat demi saat, jam demi jam, hari 

demi hari, dan sebagaimana perubahan yang datang dan pergi, satu dengan yang 

lainnya, masing-masing yang nanti begitu tak terduga, masing-masing yang kini 

begitu cepat, masing-masing yang lalu begitu tak nyata, maka janganlah lupa, tapi 

ingatlah, dan bila anda lupa, ingatlah:  

Anda dalam perjalanan. Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan 

akan kembali ke Allah, rela tak rela, melalui Taman atau melalui Api, termasuk anda. 

Putuskan pilihan anda sekarang juga. Sadarlah. Waktu sudah mendesak. Anda 

berada dalam perjalanan. Perjalanan itu menuju Allah. 

Allah 

sebab  seluruh manusia berdiri di hadirat Allah  

Di Hari Akhir  

Allah berfirman  

"Siapakah yang menjadi Raja kini?" 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Katakanlah: "Inilah jalanku, aku memanggil (manusia) kepada Allah dengan 

hujjah yang terang, aku dan sesiapa yang mengikutiku, Maha Suci Allah, dan aku 

tiada termasuk orang-orang yang musyrik." (Qur'an: suratYusuf 108) 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tiada tuhan selain Allah  

Muhammad yaitu  utusan Allah 

  

  

 

Laa ilaa ha ilia-Allah 

  

 

Kosa Kata  

ALLAH  

Raja segala alam dan seisinya, termasuk anda. Allah memiliki sembilanpuluh 

sembilan Nama yang semuanya hanya bersumber dari dan berada pada Yang Satu: 

Allah. Allah Maha Besar Maha Perkasa: Yang Ada, Yang Nyata, Pencipta, Yang 

Diagungkan, Penguasa Alam Semesta. Allah yaitu  Awal tanpa permulaan dan 

yaitu  Akhir tanpa ada batasan. la yaitu  yang Maha Ada lagi Maha Tersembunyi. 

Tiada yang ada kecuali Dia dan hanyalah Dia yang Ada.  

Alastu bir'Rabbikum?  

"Bukankah Aku Tuhanmu?": pertanyaan yang diajukan Allah kepada semua 

arwah (nyawa-nyawa) segera setelah pembentukannya. Semua arwah sudah 

menjawab: "Ya, kami bersaksi," termasuk anda.  

Api, Nar  

Api Jahannam, tujuan akhir dan tempat maha-siksa di akhirat bagi kafirun dan 

munafiqun, setelah Hari Pengadilan berlalu. Para Muslim yang mengabaikan apa 

yang fardhu (fardh) dalam syari'at (syari'ah) dan tidak bertaubat (tawba) dari 

dosa-dosa dan kesalahan-kesalahannya akan masuk Api, dan tergantung kepada 

Ampunan Allah, baru ia ke Taman. Dengan KehendakNya, semua dosa dan 

kesalahan diampuni kecuali syirik (syirk). Nar (Api) dibahas dengan teramat rinci di 

al-Qur'an dan al-Hadits.  

Barzakh  

sebuah alam di antara dua kenyataan -atau dua alam -yang memisahkan 

sekaligus menghubungkannya; umumnya digunakan untuk menggambarkan alam di 

antara ad-dunya dan al-akhira, kita hadir ke barzakh sebab  kita mati ~ yaitu sebab  ruh 

meninggalkan jasad kita -dan kita akan meninggalkan barzakh sebab  Hari Akhir tiba, 

di mana ruh dan jasad kita bersatu kembali; barzakh juga digunakan untuk 

menggambarkan alam arwah yang berada di alam Gaib, yaitu tempat ruh-ruh 

sebelum ditiupkan ke janin sebab  kehamilan berumur sekitar enambelas minggu.  

Dajjal  

Puncak perwujudan kufr, berupa "seorang" pribadi -oknum -atau berupa gejala 

sosial budaya, atau sebagai "kekuatan" (pengaruh) yang tak nampak; sering 

disamakan sebagai si AntiKristus, Dajjal yaitu  sang penyelamat palsu yang 

kemunculannya menandakan awalnya keakhiran dunia, dia amat bertolak-belakang 

dengan 'Isa. Keterangan-keterangan mengenai Dajjal teramat rinci dan lengkap. 

Perwujudannya akan nampak sebagai seseorang, dan sebagai kejadian sejarah, dan 

sebagai kejadian-kejadian alam. Dajjal akan mempengaruhi banyak orang dan akan 

mengakibatkan kekacuan.  

Darul-Harb,  

Daral-Harb kampung perseteruan, di mana din kufr didirikan.  

Darul-lslam,  

Daral-Islam kampung kesejahteraan, di mana din Islam ditegakkan.  

din, ad-din  

transaksi hidup, yaitu perilaku dan jalan hidup anda terhadap Allah. Din yaitu  

perserah-dirian dan ketaatan kepada sebuah sistem dengan segala peraturan dan 

pengamalannya. Secara harfiah din berarti hutang-piutang atau pertukaran yang 

terjadi antara dua pihak, dalam hal ini antara Yang Menciptakan dengan yang 

diciptakanNya; ada juga yang mengatakan: antara yang dibentuk dengan yang tak 

dibentuk, antara yang terbatas dengan yang tak berbatas, antara yang banyak 

dengan Yang Satu. Allah menetapkan dalam al-Qur'an bahwa tentu din yang ada di 

sampingNya yaitu  Islam.  

Dunia, ad-Dunya  

yaitu dunia ini sebagaimana yang dikhayalkan, baik secara lahir maupun batin. 

Sering diumpamakan sebagai segugus anggur yang nampaknya bisa dicapai, namun 

sebab  hendak digapai, raib.  

Hajar Aswad, Hajrat al-Aswad  

Batu Hitam, sebuah batu -yang menurut sebagian pendapat ditumnkan dari 

langit -yang ditempatkan di salah satu sudut Ka'bah oleh Nabi Ibrahim as. Dengan 

maksud mengikuti contoh Nabi Muhammad saw, batu itu dikecup oleh para Muslim di 

segala zaman, dan dengan demikian menyatukan setiap Muslim.  

Haram145  

selain berarti: apa yang dilarang oleh Syariat, juga: daerah yang dilindungi. Ada 

dua daerah yang dilindungi, lebih dikenal dengan Haramain, yang mana di dalamnya 

ada perilaku yang diharamkan dan perilaku yang diwajibkan. Haramain yaitu  daerah 

sekitar Ka'bah di Mekah dan daerah sekitar mesjid Nabi Muhammad saw di Medinah. 

m  

Iman  

yakin kepada Allah dan menerima Muhammad saw sebagai RasulNya. Iman 

tumbuh di hati seseorang yang mengikuti jalan Islam. Iman: yakin kepada Allah, 

Malaikat-MalaikatNya, Kitab-KitabNya, Rasul-RasulNya, Hari Akhir, Api dan Taman, 

dan yakin kepada KetetapanNya apa yang baik dan apa yang buruk. Iman yaitu  ilmu 

dan ketetapan batin yang akan menghadirkan takwa, taubat dan kegairahan untuk 

lebih mengetahui.  

Islam  

petunjuk Kenabian yang dihantarkan melalui Nabi Muhammad saw bagi seluruh 

manusia dan jin yang menghendaki Kedamaian di dunia ini, Taman di akhirat, dan 

pengenalan dan pengagungan Allah. Lima tiang Islam yaitu  syahadat, shalat, 

shaum, zakat dan haji. Puncak Islam yaitu  jihad. Seseorang memasuki Islam sebab  

bersyahadat di hadapan sedikitnya dua saksi dan melaksanakan ghusul (mandi 

wajib/mandi besar), baik sebelum bersyahadat maupun sesudahnya.  

Ka'bah  

Rumah Allah, di Mekkah. Awalnya dibangun oleh Nabi Ibrahim as dan kemudian 

diperbaiki kembali oleh Nabi Muhammad saw. Ka'bah yaitu  tempat semua Muslim 

mengarahkan shalatnya. Ini tidak berarti Allah ada di sana, ataupun para Muslim 

mengagungkan Ka'bah. Allah-lah yang diagungkan dan diibadati oleh para Muslim, 

                                                          

145

 Dalam bahasa Indonesia sering dipakai sebagai kata ganti "tidak boleh 

dan Allah tiada terbatas maupun terangkum dalam bentuk apa pun, waktu mana pun, 

dan konsep bagaimana pun.  

khalifah, khalif  

seseorang yang mewakili seseorang yang lainnya, perwakilan sekelompok 

manusia; dalam hal ini, pemimpin masyarakat Muslim. Dan pada masyarakat Muslim 

awal di Madinah al-Munawwara sang Khalif yaitu  sang Amir yaitu  sang Imam.  

Khalifa ar-Rasyidun  

para khalifah yang terbimbing dengan benar, Abu Bakr, 'Umar bin Khattab, 

'Utsman, dan 'Ali bin Abi Thalib, semoga Allah meridhai mereka semua.  

Madinah al-Munawwarah, Madina al-Munawwara  

Madinah yaitu  kota tempat hiirahnya Nabi Muhammad saw dan para 

sahabatnya ra, dan tempat di mana al-Qur'an digenapkan. Masyarakat Muslim 

pertama terbentuk di sana, dan Allah menetapkan di Qur'an bahwa masyarakat itu 

yaitu  masyarakat yang terbaik yang pernah ada. Hati1 dan perbuatan mereka 

disinari dan bersinar sebab  Allah dan RasulNya.  

Mahdi  

ia yang terpimpin dalam Kebenaran, Nabi Muhammad saw pernah bersabda 

bahwa akan ada mahdi setiap seratus tahun, di mana ia akan menghidupkan kembali 

din Islam. Nabi Muhammad saw pun pernah bersabada bahwa mahdi yang terakhir 

yaitu  Mahdi yang akan melawan Dajjal hingga datang kembalinya 'Isa as yang akan 

membunuh Dajjal.  

Mizan  

bisa berarti keseimbangan hidup baik secara ruhani maupun jasmani, Mizan 

juga diartikan sebagai Alam Mizan, maksudnya: Hari Pengadilan, Hari Keadilan; di 

mana setiap insan akan diadili dengan adil.  

Muhsin  

yaitu  seorang Muslim yang memiliki ihsan, dan dengan demikian ia hanya 

memberi kenyataan pada Yang Nyata: Allah. Hanyalah seorang muhsin yang akan 

mengerti apa itu Tauhid. Syeikh Abdul Qadir al-Murabit pernah berkata, "Perbedaan 

kafir dan muslim amatlah besai. Perbedaan muslirn dan rnumin lebih besar lagi. 

Perbedaan mumin dan muhsin tak terukur besarnya." Dan ini berlaku baik secara lahir 

maupun batin.  

Mu'min  

yaitu  seorang Muslim yang beriman -yang yakin pada Allah dan menerima 

RasulNya saw. Bagi mu'min, dunia akhirat lebih nyata daripada dunia ini, ia amat 

merindukan Tkman sehingga dunia ini bagaikan Api.  

Muslim  

yaitu  seseorang yang mengikuti Jalan Islam, melaksanakan semua yang wajib 

dan meninggalkan semua yang haram -sesuai dengan Syari'ah -dan senantiasa 

berada dalam batasan-batasan Allah dan mengejawantahkan Sunnah 

sedaya-upayanya, yaitu dengan mempelajari al-Qur'an dan hadits untuk kemudian 

langsung diamalkannya. Secara harfiah muslim berarti seseorang yang aman dan 

mengamankan, berada dalam kedamaian di dunia ini, dan dijamin Taman di dunia 

nanti.  

Munafiq  

secara lahir mereka mengaku beriman, tetapi sebenarnya batinnya menolak 

Allah dan RasulNya saw, mereka memihak kepada para kafirun dan musuh para 

mu'minun. Bagian yang terdalam dari Api dikhususkan untuk para munafiqun. 

Munanqun yaitu  jamak dari munafiq: para munafiq, orang-orang munafiq.  

Qiblat (kiblat), qibla arah.  

Semua orang mempunyai arah dalam hidupnya. Sewaktu shalat, para Muslim 

menghadap ke arah kiblat, yaitu ke Ka'bah di Mekkah. Alat inilah yang membedakan 

Muslim dengan yang lainnya, di mana yang lain punya segala arah kecuali kiblat.  

Qur'an  

"Bacaan", Wahyu terakhir dari Allah untuk manusia dan jin sebelum kiamat. 

Diturunkan selama duapuluh tiga tahun, tigabelas yang pertama di Mekkah dan 

sepuluh sisanya di Madinah. Al-Qur'an menyempurnakan, menambah, 

mengembangkan, melebihi dan menganulir seluruh wahyu yang diturunkan kepada 

Rasul-Rasul as sebelum Nabi Muhammad saw. Al-Qur'an yaitu  mukjizat yang 

terbesar di antara semua mukjizat. Kini, al-Qur'an masih persis sebagaimana sewaktu 

diturunkan. tanpa pengurangan dan tanpa tambahan sedikit pun. Barang siapa 

melafalkannya dengan adab dan tulus akan menerima ilmu dan kebijakan, sebab  

al-Qur'an yaitu  sumur kebijakan masa kini,  

Rasul  

penyampai berita, penyampai surat, utusan, yaitu seorang Nabi yang 

diwahyukan kepadanya artikel  (Kitab) dari Allah. Semua Rasul yaitu  Nabi tetapi tidak 

semua Nabi yaitu  Rasul.  

Sedekah (shadaqah), shadaqa  

berbagi kepada yang memerlukan dalam kebaikan apa pun: berbagi kebijakan, 

menolong, berbagi sandang dan pangan, berbagi harta, senyum. Shadaqah 

dikeluarkan kapan saja dengan kerelaan dan demi mencari keridhaan Allah.  

Syahadat, syahada  

syahadat yaitu  salah satu tiang Islam. Syahadat yaitu  bersaksi (dan 

diucapkan) bahwa: "Laa ilaa ha ill ‟ Allah, Muhammad ar-Rasulullah," yang artinya: 

"Tiada tuhan selain Allah, Muhammad yaitu  Utusan Allah," saw. Syahadat yaitu  

gerbang kepada Islam di dunia ini dan gerbang ke Jannah di dunia nanti. Mudah 

diucapkan tetapi mengejawantahkannya yaitu  perjuangan yang amat berat dan 

mempunyai akibat yang sangat jauh, baik secara lahir maupun batin, baik di dunia ini 

maupun nanti. Meneguhkan syahadat merupakan pembersihan lahir-batin.  

Syeikh, syaykh  

orang tua, seseorang yang dituakan / dihormati. Dalam hal ini maksudnya: 

seorang yang 'alim, yaitu yang mempunyai ilmu pengenalan Allah dan pengetahuan 

atas cara hidupnya RasulNya saw, dan tentu punya ilmu mendalam mengenai Din 

Allah -seorang 'alim akan membimbing anda mengenali diri dan mengenal Allah.  

Syaithan146, syaythan  

secara khusus beralamat kepada si Iblis147, semoga Allah melaknatnya. Iblis 

yaitu  jin yang amat sombong (bangga diri) sehingga tak mau taat pada Allah. ia, 

semoga Allah melaknatnya, senantiasa mendorong semua manusia dan jin agar juga 

tak taat pada Allah. Syaithan yaitu  ciptaan Allah, dan kita berlindung kepada Allah 

dari kejahatan yang telah diciptakanNya.  

Syirik, syirk  

berarti menghubungkan siapa pun atau apa pun setara dengan Allah, yaitu 

beribadat (dan mengagungkan) kepada selain Allah, termasuk: dirimu, negarimu, 

kampungmu, pekenaanmu, semestamu. Syirik bertolak-belakang dengan Tauhid.  

Sunnah  

bentuk, yaitu praktek dan perilaku yang biasa dilakukan oleh seseorang atau 

oleh sekelompok orang. Istilah ini sudah hampir selalu diartikan sebagai praktek dan 

perilaku Nabi Muhammad saw saja, tetapi jika kita tinjau ke belakang, yaitu pada 

zaman Imam Malik (semoga Allah merahmatinya), sewaktu ia menyusun 

Al-Muwwata'148, pada zaman itu tidak dipisahkan antara Sunnah Nabi Muhammad 

saw dengan Sunnah Madinah, sehingga pada zaman itu semua orang 'alim ('ulama) 

mempunyai sumber pengetahuan Din yang lebih luas, kini, pengetahuan Din terbatas 

pada apa yang ada di Hadits saja. Sunnah Nabi Muhammad saw beserta Sunnah 

masyarakat Muslim pertama di Madinah yaitu  sumber pelajaran ilmu perilaku 

manusia 149  yang lengkap dan utuh -yang pada masyarakat masa kini sengaja 

dikucilkan dari kerangka pelajaran dan pengajarannya.  

Taubat, tawba  

berpaling dari perbuatan dosa (dan salah) kepada Allah, dan memohon 

ampunanNya; segera kembali ke jalan yang benar bila berbuat salah; berpaling 

kepada Yang Nyata, dahulu membelakangiNya. Salah satu taubat besar yaitu  

meninggalkan din kafir untuk memeluk Din Islam. Anda berpaling kepadaNya 

sesungguhnya berarti Allah berpaling kepadamu.  

Wali  

teman Allah150. Seseorang yang memiliki pengetahuan lahir-batin. Tingkatannya 

yaitu  pengenalan melalui kesaksian langsung. Secara batiniah seorang wali 

mencapai pengenalan Allah. Ia mempunyai pengetahuan yang dalam -atas Kehendak 

Allah -mengenai Qur'an dan hadits, secara lahir-batin, mengetahui maksud-maksud 

lahiriahnya dan batiniahnya. Secara lahir seorang wali mengeja-wantahkan Syari'ah 

Islam dan Sunnah Rasulullah saw. Wali yang tertinggi, yaitu Qutb, yaitu  seumpama 

setitik air dibanding samuderanya Nabi Muhammad saw.  

                                                          

146

 Syaithan tidak sama dengan setan (b.Indonesia), setan sinonim dengan ghost (b.Inggris). 

147

 Iblis dalam bahasa Inggris: satan, devil. 

148

 Artinya: "Jalan yang Selalu Ditempuh". 

149

 Diterjemahkan dari behavioural science, yaitu ilmu yang mempelajari perilaku bermasyarakat, 

dalam hal ini maksudnya perilaku manusia, dan termasuk di dalamnya: etika. pedagogi, pendidikan 

anak, komunikasi, pengambilan keputusan, dinamika kelompok masyarakat, psikologi sosial. 

linguistik, manajemen masalah ...... pendeknya: kehidupan. 

150

 Apakah ada yang se-Level dengan Allah? Tidak ada yang bisa menandingi Allah. 

Yakin, yaqin  

ketetapan, keteguhan. Ada tiga tingkatan yakin: 'ilmufyaqin (tahu), 'ainulyaqin 

(menyaksikan), dan haqqulyaqin (sebenar-benarnya). Raja Mahmud abad 

mendefinisikannya begini: Anda diberi berita mengenai api yang membakar hutan; 

Anda menyaksikan api itu membakar hutan; Anda yaitu  api yang membakar hutan 

itu.   

Hampir semua rincian yang ada di bab Kosa Kata ini langsung diambil dan 

disimpulkan dari artikel -artikel  yang tertulis di Daftar Pustaka, yang sebaiknya 

semuanya dibaca agar mencapai pemahaman yang jauh lebih dalam dan jauh lebih 

lengkap dari wawasan yang bisa diambil dari artikel  ini.  

  

Muhammad ur-Rasulullah  

  

MAAF HALAMAN INI HILANG  

  

selama bertahun-tahun istilah itu telah beredar dalam bahasa Latinnya -novus 

ordo seclorum -pada uang satu dolar AS, dan juga telah disinggung dalam pidato 

Presiden Wilson dan Presiden Roosevelt, sebab  menjerumuskan Amerika ke dalam 

perang "dunia" kesatu dan perang "dunia" kedua.  

Pada tanggal 2 April 1917, Presiden Wilson menyatakan kepada Kongres 

Amerika bahwa tujuan perang itu yaitu  "untuk mendirikan sebuah tata internasional 

baru" -dan begitu perang "dunia" pertama berakhir pada tahun 1920, Liga Bangsa 

Bangsa segera berdiri. Mirip pula sebab  Presiden Roosevelt konon merumuskan 

"sebuah rencana pemeliharaan perdamaian" yang ia beri nama "Persatuan Bangsa 

Bangsa" -yaitu sebuah nama yang diberikan kepada lembaga yang menggantikan 

Liga Bangsa Bangsa tak lama setelah perang "dunia" kedua usai, pada tahun 1946.  

Bagaimana pun juga, baru sejak dirampungkannya Perang Teluk pada tahun 

1991 -yang memastikan kebangkrutan total negara-negara Muslim Timur Tengah 

yang dahulunya "kaya minyak" -istilah "tata dunia baru" digunakan secara terbuka di 

media massa, yang langsung diikuti dengan penempatan "pasukan-pasukan" PBB 

atas nama "perdamaian" guna memperburuk stabilitas politik di negara-negara, yang 

katanya, harus mereka "lindungi".  

Hasilnya, cukup satu contoh, para Muslim Bosnia di Yugoslavia "dilindungi" 

melalui embargo senjata PBB atas mereka, sementara para agresor Serbia -pada 

saat yang sama diperbolehkan mendapat persenjataan dan perlengkapan militer yang 

tanpa batas -hanya "terhalang", atau lebih tepatnya hanya ditunda saja, guna melibas 

habis para Muslim Bosnia yang tanpa daya itu melalui pendirian "zona-zona aman" 

dan "daerah perlindungan" dan tentunya sekali-kali ditambah dengan bumbu wajib 

berupa latihan serangan udara pihak NATO atas Ser-bia. Setelah cukup banyak 

Muslim terkumpul di zona-zona aman itu, dan setelah berhasil membujuk mereka 

untuk menyerahkan persenjataannya, para pasukan PBB pun kemudian 

meninggalkan mereka untuk menghadapi takdirnya sendiri -untuk lelaki biasanya 

berarti kematian dan pekuburan massal, dan untuk wanita pemerkosaan dan hidup 

sebagai pengungsi, dan untuk anak-anak trauma yang tidak akan sembuh.  

Nabi Muhammad saw, bersabda bahwa kufr yaitu  sebuah sistem, maka edisi 

awal saya tulis secara umum tanpa banyak mengacu ke contoh-contoh khusus, agar 

artikel  itu dapat menjadi semacam cermin kehidupan di mana pun artikel  itu dibaca 

-apakah di Sydney, atau Singapura, atau Shiraz, atau Santiago, atau Seattle, atau 

San Francisco, atau Srinagar, atau Strasbourg, atau Sokoto, atau Soweto, atau 

Shanghai, atau Sharjah, atau Sofia, atau Sinkiang, atau Swansea. Dan untuk maksud 

yang sama, pendekatan seperti itu pun diusahakan langgeng dalam edisi revisi ini.  

Sebagian pembaca edisi perdana pernah mengusulkan agar artikel  itu dibagi ke 

dalam beberapa bab supaya lebih jelas dan mudah dibaca. Tetapi, sebenarnya salah 

satu pokok bahasan yang ingin kusampaikan yaitu  bahwa setiap sesuatu terletak 

langsung di sisi kebalikannya, dan di dalam kenyataannya kutub-kutub senantiasa 

saling mempengaruhi. Walaupun berhadapan, tetapi tidak bercampur -dan walaupun 

tidak bercampur, tidak pernah terpisah dari sisi lainnya. Kedua sisi uang logam 

terletak di kebalikannya masing-masing -tetapi keduanya merupakan bagian dari 

seluruhnya, dan walaupun anda berusaha untuk memisahkan uang itu menjadi dua 

"belahan" maka setiap "belah" itu pun tetap mempunyai dua sisi.   

Dengan demikian, dengan satu "bab" yang panjang, aku berusaha menyajikan 

bunga rampai kata-kata -sebuah bayangan pikiran -yang menyajikan sebuah tampilan 

pada satu saat dan kemudian langsung menampilkan yang lain, yaitu kebalikannya, 

dengan maksud meniru sebagian yang nampak sebagai pola-pola dasar kehidupan, 

seraya aku menyadari bahwa itu tidak mungkin! Untuk maksud yang sama, maka 

pendekatan itu diusahakan langgeng pada edisi revisi ini, masih dengan kesadaran 

penuh bahwa tidak akan mungkin, misalnya, menyampaikan rasa madu dan rasa 

lengkeng melalui kata-kata belaka.  

Sewaktu edisi perdana ditulis, saya menganggap para pembaca sudah akrab 

dengan hadits-hadits mengenai Dajjal, sehingga aku pun tidak banyak mengutipnya, 

hanya disinggung saja. Namun sebab  tentu tidak semuanya begitu, para pembaca 

yang belum mengenai hadits-hadits itu sebaiknya mencari bacaan tambahan dari 

kumpulan-kumpulan hadits shahih. Para pembaca juga bisa mendapatkan manfaat 

jika Tanda-tanda Sebelum Hari Akhir rangkuman Ibnu Katsir dibaca, sebab  di 

dalamnya terdapat banyak hadits yang bertalian.  

Dalam limabelas tahun terakhir ini, banyak pembaca yang bertanya perihal 

maksud dan tujuan sub-judul yang tampil pada edisi perdana -yaitu "raja yang tak 

punya baju" -yang telah diganti dengan "si AntiKristus151" pada edisi ini.  

Sub-judul itu digunakan terutama sebab  keterkaitannya dengan cerita 

kanak-kanak yang cukup kondang mengenai para penjahit yang menipu seorang raja, 

para penjahit membuat si raja berfikir bahwa mereka telah menja-itkan baju terbaik di 

negeri itu untuknya, yang sebenarnya mereka hanya ber-buat seolah-olah nyata dan 

mengambil uangnya saja. Mereka berpura-pura bahwa "semuanya baik-baik saja" 

dan bahwa sang raja pun berpakaian lengkap dengan pakaian yang terbagus -hingga 

datang seorang anak kecil merusak impian itu dengan bertanya secara jujur: kenapa 

raja telanjang bulat!  

Sub-judul itu pun beralamat tak langsung kepada Nabi Muhammad saw, yaitu 

manusia yang paling bijak dan paling manusiawi di antara seluruh manusia hingga 

                                                          

151

 Untuk edisi Indonesia penerbit menamakan edisi revisi "Dajjal -the AntiChrist" sebagai "Sistem 

Dajjal" saja. tentu dengan persetujuan Ahmad Thomson dan Ta-Ha Publishers.   

akhir jaman -seorang raja yang sebenarnya -tetapi harta milik-nya amatlah sedikit dan 

tiyaitu  ia dekat dengan segala kemewahan, keadaan dan dandanan yang biasa 

meliputi kebanyakan mereka yang konon jadi raja.  

Sayyidina 'Umar ra mengabarkan, bahwa ia pernah mengunjungi Nabi 

Muhammad saw, sebab  beliau sedang berbaring di atas alas yang sederhana di bilik 

yang kecil, 'Umar menangis sebab  ia melihat betapa sedikit milik Nabi.  

sebab  Nabi menanyakan kenapa 'Umar menangis, sayyidina 'Umar men-jawab, 

"Ya Rasulullah, bagaimana saya tidak menangis? Alas itu telah membuat bekas pada 

sisi tubuhmu dan aku hanya dapat melihat apa yang nampak dari simpananmu. 

Kaisar dan Kisra hidup dalam kemewahan, sedangkan engkau yaitu  Rasulullah, 

yang telah DipilihNya -dan lihat apa yang engkau miliki!", "Ibnu Khattab", jawabnya, 

"tidakkah cukup bagimu akhirat untuk kita, dan dunia ini untuk mereka?"  

Memang selalu begitulah keadaannya, keadaan para pembangun kerajaan di 

satu sisi dan pada sisi lainnya keadaaan para pengikut sejati para Nabi dan Rasul, 

semoga Allah memberkati, meridhai dan menyejahterakan mereka, kepada 

keluarga-keluarga mereka, kepada para sahabat mereka, dan kepada siapa pun yang 

mengikuti mereka di setiap jaman.  

Sub-judul edisi pertama itu juga mengacu kepada Allah, Pemelihara 

Dunia-Dunia, Raja Ciptaan, Raja di atas semua raja -tetapi tidak perlu baju!  

Tidak perlu diragukan lagi bahwa, tujuan mengganti sub-judul artikel  ini menjadi 

"si AntiKristus" tentu sudah sangat jelas. sebab  pada umumnya -khususnya para 

non-Muslim -lebih kenal dengan istilah ini dan setidaknya punya sedikit bayangan 

mengenai apa maksudnya, walaupun di zaman ini di mana pendidikan sekuler telah 

menjamin kebanyakan khalayak tidak sadar betul akan apa yang terkandung dalam 

Bibel dibanding dengan jaman dahulu! Dan bagi para non-Muslim yang pernah 

membaca Bibel, ataupun pernah mendapatkan pendidikan agama, tentu akan 

tergugah dan tertarik seperti saya sebab  membaca dan membandingkan 

ramalan-ramalan yang terkandung di dalamnya mengenai si AntiKristus, dan Gog dan 

Magog, dan kedatangan kembalinya Nabi 'Isa as.  

Seperti saya, mereka pun mungkin saja tidak sadar akan pengetahuan rinci yang 

dimiliki para Muslim mengenai hal-hal yang menyan

gkut hari akhir, dan yaitu  untuk 
orang-orang semacam inilah -bagi mereka yang tahu bahwa mereka sebenarnya 
tidak tahu, tetapi ingin tahu -artikel  ini ditujukan, dan segera saya harus tambahkan 
bahwa ini tentu bukan sebuah bahasan yang menyeluruh, tetapi lebih sebagai bumbu 
penyedap agar ingin lebih tahu, sebab  pada akhirnya pengetahuan yang sebenarnya 
tidak bisa ditemukan pada artikel -artikel  -la hanya dapat disampaikan oleh mereka yang 
diberi kebijakan.  
Banyak juga yang menanyakan kenapa pernyataan berikut ini, ada di depan 
artikel  saya -"artikel  ini yaitu  karya fiksi. Adanya kesamaan antara apa yang ditulis 
dengan apa yang anda lihat hanyalah sebuah berbetulan saja. Ia yaitu  sebuah 
mimpi seorang pemimpi dalam mimpi mengenai Allah." -sedangkan sebagaimana 
banyak yang lekas paham, pada kenyataannya artikel  itu malah sering seolah-olah 
merinci dengan jelas setidaknya sebagian dari apa yang sedang terjadi di dunia ini.  
Jawabannya yaitu , bahwa pada saat artikel  itu selesai ditulis aku amat sadar 
bahwa sebagai upaya merinci kehidupan artikel  itu tidak mungkin lengkap, terlalu 
disederhanakan, dan tak terelakkan dari warna pengalamanku, penafsiranku dan 
pengertianku yang terbatas -maka itu artikel  ini  bukanlah merupakan gambaran 
hidup yang seutuhnya. sebab  betapa pun banyaknya pengetahuan kita, kita hanya 
tahu sedikit.  
Dan, aku pun amat menyadari perkataan Ibnu al-Arabi yang terkenal: 
"Ketahuilah bahwa seluruh ciptaan yaitu  khayalan, dan engkau yaitu  sebuah 
khayalan di dalam khayalan, dan apa pun yang anda pikirkan pun khayalan, yang ada 
di dalam khayalan, yang di dalam khayalan."  
Jadi, bagaimana seseorang yang berakal sehat bisa memberi kenyataan ke atas 
sebuah khayalan, dan bukan ke atas sumber khayalan itu -yaitu kepada Allah yang 
Maha Nyata?  
Tiada seorang pun yang telah menciptakan Allah -walaupun sebagian pakar 
modern dalam lab-jasnya dan baju bergarisnya, menginginkan agar kita berpikir 
demikian, bahwa kita telah mengkhayalkan keberadaan Tuhan guna mencoba 
mencari jawaban atas hakikat kehidupan, atau guna mengadu saat mengalami 
kesulitan.  
Kenyataannya yaitu  bahwa kitalah yang telah "dikhayalkan" oleh Allah. 
Allah-lah yang telah memberikan kita kenyataan, bukan sebaliknya. Allah-lah yang 
telah menciptakan kita. Setiap sesuatu dalam ciptaan ada mula dan ada akhirnya dan 
akan berhenti menjadi kenyataan. Allah tiada mula dan tiada akhir. la belum pernah 
tiada dan tidak akan pernah tiada. Ia sebagaimana Ia sebelum Ciptaan diadakan, dan 
Ia akan tetap sebagaimana Ia setelah Ciptaan berhenti berada. Tentunya setiap 
sesuatu dalam ciptaan datang dari Allah dan tentu kepadaNya semua ciptaan akan 
kembali.  
Allah yaitu  Nyata. Allah yaitu  Benar. Segala sesuatu yang selain Allah 
yaitu  fiksi belaka. la, apa pun itu, seolah nyata tetapi tak terhindari pasti menguap 
bagaikan impian yang memudar -termasuk "anda", dan "saya", dan "mereka", dan 
"itu", dan "apa" pun juga.  
Sebagai penutup, sewaktu edisi awal artikel  ini mulai ditulis, aku sadar betul 
bahwa tidaklah mungkin menyimpulkan dan membungkus seluruh kehidupan ke 
dalam sebuah tulisan. Yang paling banyak bisa dicapai yaitu  menampilkan 
rangkuman dan gabungan "judul-judul" dan "gambaran-gambaran", yang diharapkan 
dapat menjadi penanda keadaan dunia pada saat ini. Sudah begini adanya hingga 
sekarang dan akan tetap selalu demikian, dan saya pun semakin sadar bahwa 
perbedaan-perbedaan kecil yang tak terhitung dalam kehidupan ini pasti tidak 
mungkin dirinci dan dikelompok-kelompokkan: Kita semua selalu berusaha untuk 
membuat segala sesuatu di dalam kehidupan dan di dalam apa-apa yang tejadi di 
dalamnya menjadi "masuk akal" -untuk diri kita maupun untuk orang lain -tetapi pada 
akhirnya kita tentu tidak akan terlalu bodoh untuk mengira bahwa kita sudah tahu 
semuanya, dan kita akan tersadarkan bahwa Allah yang tahu dan kita tidak tahu, dan 
dengan demikian kita akan tunduk dan meletakkan dahi-dahi kita ke atas tanah dalam 
perserahan diri yang menyeluruh dan tak bersyarat di hadapan Pemelihara kita.  
Allah  
Ahmad Thomson  
London 1417/1997  
  
 
Daftar Pustaka  
Al-Qur'an ALLAH. Terjemahan-terjemahan oleh Muhammad Pickthall dan 
Muhammad Yusuf AlI, hindari terjemahan-terjemahan ngaco dari para non-muslim.  
Al-Muwwata' Imam Malik. Terjemahan oleh 'A'isya 'Abdarahman at-Tarjumana 
dan Ya'qub Johnson (b. Inggris). Diwan Press, 1982.  
Ar-Risala Imam Ibnu Abi Zaid al-Qairwani. Terjemahan oleh Alh. Bello 
Muhammad Daura. Northern Nigerian Publishing Co. Ltd., 1983.  
Handbook on Islam, Iman, Ihsan Syeikh Utsman Dan Fodio. Terjemahan oleh 
A'isya Abdarahman Bewley. Diwan Press, 1978.  
The Foundations of Islam Qadi Ayad. Terjemahan oleh 'A'isya 'Abdarahman 
at-Tarjumana. Diwan al-Amir Publications, 1982.  
The Shifa' Qadi Ayad. Terjemahan oleh A'isya 'Abdarahman at-Tarjumana. 
Madinah Press, 1991.  
Life of Muhammad Ibnu Isyhaq. Terjemahan oleh Guillaume. Oxford University 
Press, 1978. sda, Martin Lings. Alien and Unwin. 1983.  
The Life of Muhammad Tahia Al-Ismail Ta-Ha Publishers Ltd., 1988.  
Shahih Imam Bukhari. Terjemahan oleh Dr. Muhammad Muhsin Khan. Crescent 
Publishing House, 1974.  
Shahih Imam Muslim. Terjemahan oleh 'Abdal-Hamid Siddiqui. Nusrat All Nasri 
for Kitab Bhavan, 1987.  
Sunan Imam Abu Da'ud. Terjemahan oleh Ahrnad Hasan. Muhammad Ashraf, 
IBS'*.  
The Gardens of the Righteous Imam Nawawi. Terjemahan Zafrullah Khan.  
Mishkat al-Masabih Terjemahan oleh Professor Robson, 1972.  
Forty Hadith Imam Nawawi. Terjemahan oleh Ezedin Ibrahim dan Denys 
Johnson-Davies. The Holy Qur'an Publishing House, 1976.   
Forty Hadith Qudsi ALLAH. Terjemahan oleh Ezedin Ibrahim dan Denys 
Johnson-Davies. The Holy Qur'an Publishing House, 1980.  
Kufr -an Islamic Critique Syeikh 'Abdul-Qadir al-Murabit. Diwan Press, 1981.  
Letter to an African Muslim Syeikh 'Abdul-Qadir al-Murabit. Diwan Press, 1981.  
Root Islamic Education Syeikh 'Abdul-Qadir al-Murabit. Diwan al-Amir 
Publications, 1982.  
The Sign of the Sword Syeikh Abdul-Qadir al-Murabit. Medina Press, 1984.  
The Book of Strangers lan Dallas. Victor Gollancz, 1972.  
The Way of Muhammad Syeikh 'Abdul-Qadir al-Murabit. Diwan Press, 1974.  
Diwans of the DarqawA Terjemahan oleh 'A'isya 'Abdarahman at-Tarjumana, 
Diwan Press, 1980,  
The Darqawi Way Syeikh Mawlay al-'Arabi ad-Darqawi. Terjemahan oleh 'A'isya 
'Abdarahman at-Tarjurnana. Diwan Press, 1979.  
The Meaning of Man Syeikh 'Ali al-Jamal. Terjemahan oleh 'A'isya 'Abdarahman 
at-Tarjumana. Diwan Press, 1978.  
Qur'anic Tawhid Syeikh 'Abdul-Qadir al-Murabit. Diwan Press, 1981.  
Indications from Signs Syeikh 'Abdul-Qadir al-Murabit. Diwan Press, 1982.  
Jesus, Prophet of Islam -Revised Edition Muhammad Ata'ur-Rahim dan Ahmad 
Thomson. Ta-Ha Publishers Ltd., 1996.  
For Christ's Sake and Islam in Andalus -(the Revised Edition of 'Blood on the 
Cross') Ahmad Thomson dan Muhammad Ata'ur-Rahim. Ta-Ha Publishers Ltd., 1996.  
Making History Ahmad Thomson. Ta-Ha Publishers Ltd., 1997.  
The Bible, the Qur'an and Science Maurice Bucaille. Edisi ke-4.  
The Holy Bible Beragam penulis. Versi King James dan New International 
Version. Hodder and Stoughton, 1979.  
The Gospel of Barnabas Diterjemahkan dan disunting langsung dari bahasa Itali 
yang disimpan di Perpustakaan Kerajaan di Vienna, oleh Laura dan Lonsdale Ragg. 
Aisha Bawany, Waqaf, 1977.  
The Protocols of the Elders of Zion Terjemahan oleh Victor E. Marsden. British 
Patriot Publications, 1978.  
The Thirteenth Tribe  
A. Koestler. Hutchinson & Co. (Publishers) Ltd., 1976.  
The History of the Jewish Khazars  
D.M. Dunlop. Princeton University Press, 1954.  
The Controversy of Zion Douglas Reed. Veritas Publishing Company (Pty) Ltd., 
1985.  
Last Days of the Romanoffs Robert Wilton. Thornton Butterworth, 1920.  
History and Destiny of the Jews Josef Kastein (alias Julius Katzenstein). 
Terjemahan oleh Huntley Paterson. John Lane, 1933.  
False Inheritance Michael Rice. Kegan Paul International, 1994.  
For the Coming Man Syeikh 'Abdul-Qadir al-Murabit. Murabitun Press, 1988.  
The End of Economics 'Umar Ibrahim Vadillo. Madman Press, 1991.  
Islam against Economics 'Umar Ibrahim Vadillo. Murabitun Publications, 1992.  
Fatwa on Paper-Money 'Umar Ibrahim Vadillo. Madinah Press. 1991.  
The Workers have been Told a Lie about Their Own Situation 'Umar Ibrahim 
Vadillo. Murabitun Publications, 1992.  
Jewish Foundations of the New World Order Leo Jung. Herald Scruare Press, 
Inc., 1991  
The Signs before the Day of Judgement Ibnu Katsir. Terjemah oleh Huda 
Khattab. Dar Al-Taqwa Ltd., 1991.  
  
Sebagian besar artikel  mengenai Ezra pound dan Peradilan Nuremberg dari 
Brtitish Library (Perpustakaan Nasional Inggris) -dan banyak-banyak lagi dari sini, dari 
sana, dan dari mana-mana.  
  
Dengan nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang  
artikel  ini adalan artikel  yang pertama kami terbitkan. Niatnya sangat sederhana: 
Insya Allah manfaat.  
Pembahasaan yang diusahakan hadir dalam artikel  ini bukan terjemah huruf per 
huruf, terjemah kata per kata maupun kalimat per kalimat. Sedapat mungkin regu alih 
bahasa senantiasa berusaha mengindonesiakan. Untuk maksud inilah kami 
memakai  kata-kata dan istilah-istilah baku maupun setengah baku, dan dalam 
rangka mencoba menjiwai peragaman rasa yang disengaja oleh penulis artikel  ini 
-yang ia sajikan dalam bahasa Inggris -maka terkadang pula kami gunakan 
istilah-istilah dan kata-kata yang sama sekali tidak baku -malah mungkin baru 
didengar, contohnya Api dan Taman sebagai ganti neraka dan surga -tetapi tentu saja 
setiap saat kami selalu berusaha untuk memperjelas melalui catatan-catatan kaki. 
Selain itu, untuk memudahkan pembaca kami lakukan dua hal: pertama, sebagian 
dari bab Kosa Kata di artikel  aslinya kami masukkan ke catatan-catatan kaki, dan 
kedua, setelah halaman ini kami sajikan daftar topik. Semoga berkenan.  
Untuk dapat membedakan mana catatan kaki dari penulis dan mana yang dari 
kami, maka semua catatan atau keterangan yang berasal dari penerbit dan 
penerjemah diberi tanda ini: §. Bila tanda ini ada di akhir sebuah kalimat atau 
paragraf, berarti keseluruhan kalimat atau paragraf itu yaitu  keterangan dari kami. 
Bila tanda itu mengapit kalimat atau kata, berarti hanya kalimat atau kata itu sajalah 
yang berasal dari kami. Bila tidak ada tanda ini , berarti itu yaitu  keterangan 
dari penulis.  
Masya Allah, dengan segala sesuatu yang kami usahakan agar segala sesuatu 
sebaik mungkin, tentu al-Insan tak pernah pelak dari silap, dan dengan demikian tentu 
ada -bahkan mungkin sangat banyak -kekurangan dan kesalahan. Hanya Allah-lah 
Pemberi Manfaat dan yang Maha Benar, tiada apa pun yang seolah seperti apa pun 
-semuanya maya kecuali Allah. Dan Allah selalu menunjuki dan membimbing 
hamba-hambaNya, masalahnya yaitu : maukah kita menjadi hamba-hambaNya?  
Wallaahu 'alam.  
Bandung, Jumadil Awwal 1419 H Penerbit dan tim alih-bahasa  
  
 
Dinar Dirham  
  
 
  
  
Belakang 
arti tulisan tengah: 
tiada tuhan selain Allah, Muhammad utusan Allah 
arti tulisan lingkar: 
dan sungguh ummat kalian ini yaitu  ummat yang satu 
dan Aku Rabb kalian, maka bertakwalah 
dinar emas dan dirham perak: mata uang Mushmin dari dahulu hingga kini, 
zakat harta dibayarkan dalam bentuk emas maupun perak, 
Insya Allah, inilah mata uang tata dunia berikutnya... 
 
Gambar diganti dari golddinar.ws (localholic) 
Nabi Muhammad saw pernah bersabda bahwa ilmu yaitu  milik mu'min, yang 
mana dapat diambilnya di mana saja ditemukan. 
Tiada yang sebagaimana nampaknya. 
artikel  ini diperuntukkan bagi mereka yang tak puas dengan versi resmi dan ingin 
yang sebenarnya. 
Tiada yang sebenarnya, hanya ada yang Benar, Allah. 
Allah 
  
Catatan Kaki Tambahan / Additional Footnote  
Catatan kaki / footnote ini merupakan tambahan diluar dari penerbitnya. Catatan 
kaki yang tidak muat di halaman sebelumnya dan pembahasan yang panjang, di taruh 
dihalaman ini, sedangkan catatan kaki yang pendek pada halaman masing-masing 
dengan tambahan (localholic), untuk membedakan footnote dari kami atau penerbit. 
Kami tidak ada hubungan atau kaitan dengan sumber pengambilan pada catatan kaki.  
Pembahasan footnote no 2 hal 143 Tentang Nur Muhammad  
Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam Beliau merupakan hamba Allah 
sekaligus utusan-Nya. Allah telah memilihnya sebagai hamba-Nya yang paling mulia 
dan sebagai pengemban risalah bagi seluruh jin dan manusia. Selain itu, Allah juga 
telah memuliakan beliau dengan beberapa keutamaan yang tidak dimiliki oleh 
makhluk selainnya.  
Keyakinan Nur Muhammad  
Di antara keyakinan tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang 
banyak tersebar di Indonesia, khususnya bagi mereka yang biasa bergelut dengan 
dunia ke-sufi-an, yaitu  keyakinan bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di 
ciptakan dari cahaya Allah; dan seluruh alam semesta diciptakan dari cahayanya Nabi 
shallallahu ‘alaihi wa sallam. Benarkah pemahaman ini?  
Yang menjadi dasar atas keyakinan ini  yaitu  sebuah hadits yang 
terdapat banyak dalam kitab-kitab sufi. Hadits ini  yaitu  sebagai berikut:  
`Abdurrazzaq meriwayatkan dengan sanadnya sampai kepada shahabat Jabir 
bin `Abdilla al-Anshariy radhiyallahu `anhu, dia mengatakan: “Saya bertanya: „Wahai 
Rasulullah, Demi bapak dan ibu saya sebagai tebusan bagimu, kabarkan kepada 
saya tentang  
makhluk yang pertama Allah ciptakan sebelum Dia menciptakan selainnya.‟ 
Beliau  
menjawab: ‘Wahai Jabir, makhluk yang pertama Allah ciptakan yaitu  cahaya 
Nabimu  
yang Dia ciptakan dari cahaya-Nya. Kemudian Dia menjadikan cahaya ini  
berputar dengan kuat sesuai dengan kehendak-Nya. Belum ada saat itu lembaran, 
pena, surga, neraka, malaikat, nabi, langit, bumi, matahari, bulan, jin, dan juga 
manusia. sebab  Allah hendak menciptakan, Dia membagi cahaya ini  menjadi 4 
bagian. Kemudian, Allah menciptakan pena dari bagian cahaya yang pertama; 
lembaran dari bagian cahaya yang kedua; dan `Arsy dari bagian cahaya yang ketiga. 
Selanjutnya, Allah membagi bagian cahaya yang keempat menjadi 4 bagian lagi. Lalu, 
Allah menciptakan (malaikat) penopang ̀ Arsy dari bagian cahaya yang pertama; Kursi 
dari bagian cahaya yang kedua; dan malaikat yang lainnya dari bagian cahaya yang 
ketiga. …[di akhir hadits beliau mengatakan] Beginilah permulaan penciptaan 
Nabimu, ya Jabir.”  
Derajat Hadits Nur Muhammad  
Wahai saudaraku, semoga Allah menunjuki kita ke jalan-Nya, ketahuilah 
bahwasanya sanad (silsilah orang-orang yang meriwayatkan hadits) merupakan 
bagian dari agama kita, yang dengannya Allah menjaga agama ini. `Abdullah bin 
Mubarak mengatakan: “Sanad merupakan bagian dari agama. Kalau tidak ada sanad, 
tentu orang akan seenaknya berkata (tentang agama ini).”  
  
Syaikh Dr. Shadiq Muhammad Ibrahim (salah seorang yang telah melakukan 
penelitian terhadap hadits ini) mengatakan: “Semua kitab-kitab sufi yang terdapat di 
dalamnya hadits ini, tidak ada yang menyebutkan sanad dari hadits ini . Mereka 
hanya menyebutkan bahwa hadits ini diriwayatkan oleh `Aburrazzaq. Saya telah 
mencari hadits ini  dalam kitab-kitab yang ditulis oleh `Abdurrazzaq dan saya 
tidak menemukan hadits ini .”  
`Abdullah al-Ghamariy (seorang pakar hadits) mengatakan: “Hadits ini  
merupakan hadits maudhu (palsu). Bersamaan dengan itu, hadits ini  juga tidak 
terdapat dalam kitab Mushannaf `Abdurrazzaq, Tafsir-nya, dan tidak juga dalam 
Jami`-nya. Maka shahabat Jabir bin `Abdullah radhiyallahu`anhu (perawi hadits 
menurut mereka) berlepas diri dari menyampaikan hadits ini . Demikian juga 
`Abdurrazzaq, dia tidak pernah menulis hadits ini  (dalam kitabnya). Orang yang 
pertama menyampaikan hadits ini yaitu   
Ibnu Arabi. Saya tidak tahu dari mana dia mendapatkannya.”  
Konsekuensi yang Sesat dan Menyesatkan  
Keyakinan sesat yang timbul sebagai konsekuensi dari hadits di atas yaitu  
sebagai berikut:  
•  Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam diciptakan dari cahaya 
Keyakinan ini tentu saja merupakan bentuk pengingkaran terhadap al-Qur`an yang 
dengan jelas menyatakan tentang kemanusiaan Nabi Muhammad shallallahu `alaihi 
wa sallam. Allah Ta`ala berfirman yang artinya: “Katakanlah: „Maha Suci Tuhanku, 
bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?” (QS. Al-Israa`: 93) 
Dan manusia diciptakan dari tanah, bukan dari cahaya. Allah Ta`ala berfirman yang 
artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan kalian dari 
tanah. Kemudian tiba-tiba kalian (menjadi) manusia yang berkembang biak.” (QS. 
Ar-Ruum: 20)  
•  Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam berasal dari cahaya Allah Ini 
merupakan perkataan tentang Allah tanpa dasar ilmu. Kita tidak bisa berbicara 
tentang Allah, kecuali melalui kabar dari-Nya, baik yang terdapat dalam al-Qur`an, 
maupun hadits yang sah dari Rasulullah shallallahu `alahi wa sallam. Allah Ta`ala 
berfirman yang artinya: “Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita 
bohong itu: „Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita mengatakannya, Maha Suci Engkau 
(Ya Tuhan kami), Ini yaitu  dusta yang besar.” (QS. An-Nuur: 16)  
Keyakinan Ini Tidak Lebih Baik Dari Keyakinan Nashrani  
Puncak dari keyakinan sesat yang timbul sebagai konsekuensi dari hadits 
ini  yaitu  keyakinan wihdatul wujud, yaitu keyakinan bahwasanya Dzat Allah 
bersatu dengan semua makhluk-Nya. Mereka mengatakan bahwa Muhammad 
shallallahu „alaihi wa sallam diciptakan dari cahaya Allah, kemudian dari cahayanya 
shallallahu `alaihi wa sallam diciptakanlah seluruh makhluk selainnya. Jadi, semua 
makhluk pada hakikatnya yaitu  berasal dari cahaya Allah  
Ta‟ala. Keyakinan ini (wihdatul wujud) sangat jelas kebatilannya. Bahkan, para 
ulama  
menyebutkan bahwa keyakinan orang Nashrani tentang tuhannya lebih baik dari 
keyakinan ini , sebab  Nashrani hanya mengatakan bahwa Dzat Allah menyatu 
dengan Isa `alaihis salam. Maha Suci Allah dari apa-apa yang mereka katakan. (lihat 
Muasuu`atur radd `ala shufiyyah)  
  
Vonis dari Para Ulama  
Ibnu `Arabi, Nama ini  tidak asing lagi ditelinga kita. Siapakah dia? Dia 
merupakan salah satu tokoh sufi yang gencar dalam mempopulerkan keyakinan ini. 
sebab  keyakinannya ini (wihdatul wujud) para ulama telah mengkafirkannya, mulai 
dari ulama yang sejaman dengannya, hingga ulama yang hidup saat ini. Di antara 
ulama-ulama besar yang mengkafirkannya yaitu  Ibnu Hajar al-`Atsqalany, Ibnu 
Katsir, Ibnu Shalah, dan al-Qasthalany, semoga Allah merahmati mereka semua. 
(lihat Muasuu`atur radd `ala shufiyyah)  
Allah di atas Seluruh Makhluk-Nya  
Di antara keyakinan Ahlus Sunnah yaitu  bahwasanya Allah berada di atas 
seluruh makhluk-Nya. Allah berfirman yang artinya: “Dan Dia-lah yang Mahakuasa, 
yang berada di atas hamba-hamba-Nya” (QS. Al-An`am: 18)  
Imam Syafi`i rahimahullah berdalil dalam menetapkan ketinggian Allah di atas 
seluruh makhluk-Nya, dengan hadits dari Mu`awiyah bin Hakam (yang diriwayatkan 
oleh Imam Muslim). sebab  itu dia ingin memerdekakan budak perempuannya. Maka 
Rasulullah menguji budak perempuan ini  – apakah dia termasuk orang beriman 
atau tidak – dengan bertanya: “Di mana Allah?” Kemudian budak perempuan 
memberikan isyarat ke arah atas. Lalu Rasulullah bertanya lagi,  
“Siapa saya?” Budak tadi menjawab, “(Engkau yaitu ) utusan Allah.” Kemudian 
Beliau bersabda: “Bebaskan budak ini  sebab  dia yaitu  orang yang beriman.” 
(Manhaj Imam  
Syafi`i fi Itsbail `Aqidah, hal. 355). (Muslim.or.id)  
Dan yang diciptakan Allah pertama kali yaitu  al-Qolam (pena) bukan Nur 
Muhammad, sebagaimana disebutkan dalam hadits :  
”Sesungguhnya yang pertama Allah ciptakan yaitu  pena. Kemudian Allah 
berfirman padanya : „Tulislah!‟ Pena bertanya : „Apa yang aku tulis wahai Tuhanku?‟. 
Allah menyatakan : Tulislah taqdir segala sesuatu sampai hari kiamat” (H.R Abu 
Dawud, atTirmidzi, dan Ahmad dari Ubadah bin As-Shoomit).  
Dan yang tercipta dari „Nur‟ (cahaya) yaitu  Malaikat, bukan manusia. 
Sebagaimana disebutkan dalam hadits : ”Malaikat diciptakan dari nuur (cahaya) dan 
Jin diciptakan dari nyala api dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan pada 
kalian”(H.R Muslim dari „Aisyah).  
  
Sejarah Singkat Dinar dan Dirham  
Pada masa awalnya Muslimin memakai  emas dan perak berdasarkan 
beratnya dan Dinar Dirham yang digunakan merupakan cetakan dari bangsa Persia.  
Koin awal yang digunakan oleh Muslimin merupakan duplikat dari Dirham perak 
Yezdigird III dari Sassania, yang dicetak dibawah otoritas Khalifah Uthman, 
radiy‟allahu anhu. Yang membedakan dengan koin aslinya yaitu  adanya tulisan 
Arab yang berlafazkan “Bismillah”. Sejak saat itu tulisan “Bismillah” dan bagian dari Al 
Qur‟an menjadi suatu hal yang lazim ditemukan pada koin yang dicetak oleh 
Muslimin.  
Sebagaimana telah diketahui bersama, bahwa standar dari koin yang ditentukan 
oleh Khalif Umar ibn ak-Khattab, berat dari 10 Dirham yaitu  sama dengan 7 Dinar (1 
mithqal). Pada tahun 75 Hijriah (695 Masehi) Khalifah Abdalmalik memerintahkan 
Al-Hajjaj untuk mencetak Dirham untuk pertama kalinya, dan secara resmi beliau 
memakai  standar yang ditentukan oleh Khalifah Umar ibn Khattab. Khalif 
Abdalmalik memerintahkan bahwa pada tiap koin yang dicetak terdapat tulisan: 
“Allahu ahad, Allahu samad”. Beliau juga memerintahkan penghentian cetakan 
dengan gambar wujud manusia dan binatang dari koin dan menggantinya dengan 
huruf-huruf.  
Perintah ini diteruskan sepanjang sejarah Islam. Dinar dan Dirham biasanya 
berbentuk bundar, dan tulisan yang dicetak diatasnya memiliki tata letak yang 
melingkar. Lazimnya di satu sisi terdapat kalimat “tahlil” dan “tahmid”, yaitu, “La ilaha 
ill‟Allah” dan “Alhamdulillah” sedangkan pada sisi lainnya terdapat nama Amir dan 
tanggal pencetakkan; dan pada masa masa selanjutnya menjadi suatu kelaziman 
juga untuk menuliskan shalawat kepada Rasulullah, salallahu alayhi wa salam, dan 
terkadang, ayat-ayat Qur‟an.  
Koin emas dan perak menjadi mata uang resmi hingga jatuhnya kekhalifahan. 
Sejak saat itu, lusinan mata uang dari beberapa negara dicetak di setiap negara era 
paska kolonialisme dimana negara negara ini  merupakan pecahan dari Dar al 
Islam.  
Sejarah telah membuktikan berulang kali bahwa uang kertas telah menjadi alat 
penghancur dan menjadi alat untuk melenyapkan kekayaan uamt Muslim. Perlu 
diingat bahwa Hukum Syariah Islam tidak pernah mengizinkan penggunaan surat janji 
pembayaran menjadi alat tukar yang sah